Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Curas Maut

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:24 WIB

50787 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 26 Maret 2026 – Satreskrim Polres Gayo Lues dibantu Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dalam konferensi pers yang digelar, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Edi Yaksa, S.Sos., serta Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., memaparkan kronologi dan pengungkapan kasus tersebut.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk keseriusan Polres Gayo Lues dalam menindak setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kinerja dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kejahatan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Gayo Lues,” ujarnya.

Korban diketahui bernama dr. Shanti Hastuti, seorang aparatur sipil negara (PNS), warga Dusun Ume Paya, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tersangka berinisial FA, yang berprofesi sebagai petani/pekebun dan merupakan Tetangga Korban di Dusun Raklunung, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, berhasil diamankan petugas di Jalan Lintas Blangkejeren–Kutacane, tepatnya di depan Tugu Kota Blangkejeren.

Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya, tersangka berniat melakukan pencurian di rumah korban.

“Namun saat berada di dalam rumah, pelaku kepergok oleh korban. Karena panik, pelaku melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., menambahkan bahwa kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan penemuan mayat tepatnya pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB pada saat umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri dari seorang pelapor bernama Syarifuddin Norman yang merupakan adik kandung korban, menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satreskrim Polres Gayo Lues langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah ke RSU M. Ali Kasim guna dilakukan visum et repertum.

Dari hasil visum diketahui korban meninggal dunia secara tidak wajar. Selanjutnya, tim Satreskrim melakukan penyelidikan intensif. Dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam, pelaku berhasil diidentifikasi dan ditangkap oleh tim yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., bersama anggota, didukung Satintelkam serta Tim Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna merah maron, helm warna pink, pahat, obeng, tang, jas hujan, pakaian milik pelaku, sebilah pisau, kabel yang digunakan untuk mengikat korban, jilbab yang digunakan untuk menyumpal mulut korban, anting emas putih, satu unit laptop, serta selimut milik korban.

Setelah melakukan aksinya, tersangka sempat melarikan diri ke Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, untuk menjual sepeda motor milik korban. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama 5 hari di Kutacane.

Selanjutnya, tersangka kembali ke Blangkejeren dan bahkan kembali ke rumah korban untuk mengambil barang berharga lainnya, seperti laptop dan perhiasan yang masih melekat dari telinga korban, guna dijual kembali.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah polisi memperoleh informasi keberadaan pelaku di sekitar Bundaran Tugu Kota Blangkejeren. Saat diamankan, tersangka tidak menyadari kehadiran petugas dan tidak melakukan perlawanan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yakni pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polres Gayo Lues menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak kriminalitas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya dan apabila masyarakat mengetahui kejahatan sekecil apapun dapat dilaporkan ke Polres Gayo Lues atau langsung menghubungi layanan Call Center 110 selama 24 jam, gratis.

Editor : Bripka Sutrisno, S.H.
Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Bersama Waka Polres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Jajaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Oknum Kades Lumban Sitio Tio Agara Pilih Bungkam Terkait Dugaan Korupsi Ratusan Juta dana Desa.

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Usai Apel Pagi, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Gaktibplin, Disiplin Personel Jadi Perhatian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry diminta Limpahkan Hasil Audit Inspektorat Kute Lawe Kongker Hilir kekejaksaan dugaan Korupsi Ratusan juta

Berita Terbaru