Pengaruh USDT di Pasar Kripto dan Potensinya di Industri Komoditas

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024 - 20:21 WIB

50262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USDT, atau juga dikenal sebagai Tether, adalah salah satu stablecoin terbesar dan paling berpengaruh di dunia kripto. Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai lebih dari $114 miliar, USDT menjadi aset kripto terbesar ketiga di dunia, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Sebagai stablecoin yang dipatok pada dolar AS, USDT memiliki peran penting dalam pasar komoditas dan sering digunakan sebagai alat pembayaran lintas negara. USDT telah berkembang menjadi sistem pembayaran global yang banyak digunakan oleh negara-negara yang mengalami inflasi tinggi dan memproduksi bahan mentah. Menurut CEO Tether, Paolo Ardoino, volume perdagangan harian USDT sering kali melebihi volume perdagangan Bitcoin dan Ethereum jika digabungkan.

Ardoino menambahkan bahwa USDT semakin disukai oleh negara-negara seperti Turki, Argentina, dan Brasil untuk membeli bahan baku seperti kapas dan emas. Penggunaan USDT dalam industri komoditas menunjukkan potensi besar stablecoin ini untuk merevolusi sistem pembayaran global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stabilitas USDT di Tengah Persaingan Stablecoin

Meskipun persaingan di pasar stablecoin semakin meningkat dengan hadirnya stablecoin dari perusahaan seperti Circle dan PayPal, USDT tetap menjadi yang terdepan. Ardoino menganggap bahwa meningkatnya persaingan adalah hal positif karena menciptakan pasar yang lebih tangguh dan alternatif yang lebih banyak. Meskipun demikian, Tether tetap optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar karena pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pengguna.

Pengaruh USDT terhadap Nilai Tukar USDT to IDR

Nilai tukar USDT to IDR dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk volume perdagangan, permintaan, dan stabilitas pasar kripto secara keseluruhan. USDT sering digunakan oleh trader di Indonesia sebagai alat lindung nilai terhadap volatilitas harga mata uang kripto lainnya. Dengan volume perdagangan yang tinggi dan kestabilannya yang dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan kepercayaan bagi para pengguna di Indonesia untuk melakukan transaksi dan investasi.

Keunggulan USDT dalam Industri Kripto

Sebagai stablecoin terbesar, USDT memiliki beberapa keunggulan dibandingkan stablecoin lainnya:

Likuiditas Tinggi: USDT memiliki volume perdagangan harian yang sangat tinggi, membuatnya mudah untuk dibeli dan dijual tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan.

Stabilitas: Dengan dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan mata uang kripto lainnya yang cenderung lebih volatil.

Adopsi Global: USDT digunakan secara luas di berbagai negara dan platform perdagangan kripto, menjadikannya alat pembayaran yang populer di kalangan trader dan investor.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, USDT juga menghadapi beberapa tantangan, termasuk regulasi yang semakin ketat dan persaingan dari stablecoin baru. Namun, Ardoino tetap optimis bahwa USDT akan terus memimpin pasar stablecoin karena pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna dan komitmen untuk menyediakan layanan yang andal.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.

Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Laptop Layar OLED Terbaik: Zenbook & Vivobook dengan Visual Jernih dan Warna Akurat
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 4 – 10 Maret 2026
Tren Digital Marketing 2026 yang Wajib Dipahami Pebisnis Indonesia
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 18 – 24 Februari 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Perempuan di Aceh Utara Didakwa Jadi Perantara Pembelian Sabu, Persidangan Digelar di PN Lhoksukon

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Dokter Tifa Sesalkan Sikap Kejaksaan yang Abaikan Putusan Pengadilan dalam Sidang Praperadilan

Berita Terbaru