slot preparation.lsrs.lu

Pengaruh USDT di Pasar Kripto dan Potensinya di Industri Komoditas

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024 - 20:21 WIB

50273 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USDT, atau juga dikenal sebagai Tether, adalah salah satu stablecoin terbesar dan paling berpengaruh di dunia kripto. Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai lebih dari $114 miliar, USDT menjadi aset kripto terbesar ketiga di dunia, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Sebagai stablecoin yang dipatok pada dolar AS, USDT memiliki peran penting dalam pasar komoditas dan sering digunakan sebagai alat pembayaran lintas negara. USDT telah berkembang menjadi sistem pembayaran global yang banyak digunakan oleh negara-negara yang mengalami inflasi tinggi dan memproduksi bahan mentah. Menurut CEO Tether, Paolo Ardoino, volume perdagangan harian USDT sering kali melebihi volume perdagangan Bitcoin dan Ethereum jika digabungkan.

Ardoino menambahkan bahwa USDT semakin disukai oleh negara-negara seperti Turki, Argentina, dan Brasil untuk membeli bahan baku seperti kapas dan emas. Penggunaan USDT dalam industri komoditas menunjukkan potensi besar stablecoin ini untuk merevolusi sistem pembayaran global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stabilitas USDT di Tengah Persaingan Stablecoin

Meskipun persaingan di pasar stablecoin semakin meningkat dengan hadirnya stablecoin dari perusahaan seperti Circle dan PayPal, USDT tetap menjadi yang terdepan. Ardoino menganggap bahwa meningkatnya persaingan adalah hal positif karena menciptakan pasar yang lebih tangguh dan alternatif yang lebih banyak. Meskipun demikian, Tether tetap optimis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar karena pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pengguna.

Pengaruh USDT terhadap Nilai Tukar USDT to IDR

Nilai tukar USDT to IDR dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk volume perdagangan, permintaan, dan stabilitas pasar kripto secara keseluruhan. USDT sering digunakan oleh trader di Indonesia sebagai alat lindung nilai terhadap volatilitas harga mata uang kripto lainnya. Dengan volume perdagangan yang tinggi dan kestabilannya yang dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan kepercayaan bagi para pengguna di Indonesia untuk melakukan transaksi dan investasi.

Keunggulan USDT dalam Industri Kripto

Sebagai stablecoin terbesar, USDT memiliki beberapa keunggulan dibandingkan stablecoin lainnya:

Likuiditas Tinggi: USDT memiliki volume perdagangan harian yang sangat tinggi, membuatnya mudah untuk dibeli dan dijual tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan.

Stabilitas: Dengan dipatok pada dolar AS, USDT menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan mata uang kripto lainnya yang cenderung lebih volatil.

Adopsi Global: USDT digunakan secara luas di berbagai negara dan platform perdagangan kripto, menjadikannya alat pembayaran yang populer di kalangan trader dan investor.

Meskipun memiliki banyak keunggulan, USDT juga menghadapi beberapa tantangan, termasuk regulasi yang semakin ketat dan persaingan dari stablecoin baru. Namun, Ardoino tetap optimis bahwa USDT akan terus memimpin pasar stablecoin karena pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna dan komitmen untuk menyediakan layanan yang andal.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.

Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sambut HLN ke-81, PLN Jeuram Terangi Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Nagan Raya
Pemerintah Berikan Insentif PPh bagi Penempatan Dana di SBN Valas
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026
Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional
Pemerintah Kaji Pembatasan Pembelian Pertalite untuk Kelompok Desil 9 dan 10
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru