slot preparation.lsrs.lu

Pemko Subulussalam Ingkar Janji, Dokter dan Perangkat Kampong Tagih Gaji

Imran Cibro

- Redaksi

Selasa, 7 Mei 2024 - 20:24 WIB

50246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUBULUSSALAM ACEH | Baik dari Dokter Spesialis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Perangkat Kampong di Kota Subulussalam, menuntut janji Pemerintah Kota (Pemko) setempat, Senin, (6/05/24).

Pasalnya, penuntutan tersebut terkait janji Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam, terkait pembayaran Insentif dan Honorarium. Lantaran, masa jabatan Walikota saat ini hampir selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun janji yang dituntut oleh dr spesialis di RSUD tersebut, terkait pembayaran insentif dari Januari 2024 hingga saat ini belum juga terbayarkan. Padahal, di awal Januari Pemko telah membuat komitmen bermaterai akan membayar seluruh insentif maupun honorarium di Rumah Sakit (RS) pada April 2024.

Alhasil, hingga saat ini baik pembayaran insentif dr spesialis dari Januari hingga April 2024 dan seluruh Honorarium tenaga penunjang di RS itu belum juga di bayar oleh Pemerintah Kota (Pemko) setempat, selama 2 Bulan.

Sedangkan tuntutan Perangkat Kampong, yang disampaikan oleh Zulfan selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) DPC Subulussalam.

Mereka menuntut janji yang pernah disampaikan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam pada Tahun 2023 lalu. Adapun janjinya, Pemko akan membayar honorarium Perangkat Kampong se Kota Subulussalam per Bulannya.

Nyatanya dikatakan Zulfan, honorarium di Tahun 2023 masih ada yang kurang bayar selama 3 (Tiga) Bulan, ditambah lagi di Tahun 2024 sudah berjalan selama 5 (Lima) Bulan.

Mengingat masa kepemimpinan Bintang-Salmaza (BISA), menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota akan berakhir di Mei 2024 ini. Ketua APDESI itu pun meminta agar Pemko segera membayar seluruh Honorarium tersebut.

Diharapkan Zulfan, kepada Bintang-Salmaza (BISA), disisa masa jabatannya dapat memerintahkan Kepala Dinas terkait, agar segera membayar sisa hutang Pemko Subulussalam terhadap Pemerintah Kampong/Desa se Kota itu.

“Demi keberlangsungan berbagai aktivitas dan operasional di Kampong, kami berharap kepada Pemko Subulussalam untuk segera menyelesaikan pembayaran Honorarium Perangkat Kampong di Tahun 2023 dan 2024,” harap Zulfan.[JD]

 

 

sumber:linear.co.id

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru