Masyarakat Km Malahayati Meminta Kepada BPJN Agar Jalan Malahayati Aceh Besar Dibangun Dua Jalur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 03:56 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Menurut beberapa masyarakat di wilayah jalan Km Malahayati, Aceh Besar, mulai dari Krueng Cut hingga Krueng Raya, sering terjadi kecelakaan karena ruas badan jalan yang sempit dan jumlah kendaraan yang semakin banyak. Akibatnya, sering terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

Salah satu warga Khaju, Kecamatan Baitussalam, Marwan, mengatakan kepada media pada Minggu, 18 Oktober 2025, bahwa ruas jalan nasional Km Malahayati sudah seharusnya dibuat dua jalur.
“Jumlah kendaraan semakin ramai, banyak truk bahkan dump truk yang lalu lalang di jalur ini. Karena sering terjadinya kecelakaan, kami sangat berharap kepada pemerintah, khususnya dinas terkait, yaitu BPJN (Balai Pembangunan Jalan Nasional), agar membuka dua jalur di ruas jalan nasional tersebut, sehingga tidak lagi terjadi kecelakaan,” ujar Marwan.

Sementara itu, Geuchik Gampong Neuheun, Yan, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan bahwa di daerah ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Kami, seluruh warga Neuheun, sangat berharap jalan tersebut dibuka dua jalur. Jika tidak, kecelakaan akan terus terjadi, bahkan banyak korban meninggal dunia. Maka dari itu, kami sangat berharap kepada pihak pemerintah melalui dinas terkait agar memprogramkan pembangunan jalan nasional Malahayati—terutama di kawasan industri—menjadi dua jalur,” harap Yan, Geuchik Gampong Neuheun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Tim Investigasi mencoba menghubungi Ketua IWOI Aceh yang berdomisili di Km Malahayati, tepatnya di Desa Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. Melalui sambungan telepon pada Sabtu, 18 Oktober 2025, beliau yang sedang berada di luar daerah menjelaskan bahwa pembangunan dua jalur sangat diperlukan.
“Dengan adanya dua jalur, kendaraan-kendaraan besar seperti truk, dump truk, maupun kontainer tidak akan saling mendahului. Hal ini akan membuat pengendara roda dua lebih nyaman, apalagi di sini banyak anak sekolah. Kecelakaan sering sekali terjadi,” ujar Ketua DPW IWOI Aceh melalui telepon seluler.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung pembangunan dua jalur di kawasan jalan nasional Malahayati.
“Ini adalah PR kita bersama, bukan hanya bagi dinas terkait, tetapi juga seluruh tokoh masyarakat yang berada di Km Malahayati. Jalan nasional Km Malahayati melintasi beberapa gampong dan kecamatan, khususnya Kecamatan Baitussalam dan Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar,” tambahnya.

“Kami, atas nama masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan nasional Km Malahayati, sangat berharap kepada BPJN dan Pemerintah Aceh agar peduli terhadap keselamatan lalu lintas masyarakat, khususnya para pengguna jalan nasional Km Malahayati,” tutup Ketua DPW IWOI Aceh. (*)

Berita Terkait

Momentum Awal Mei; BKM Aceh Besar Relist 75 Nama Khatib Jumat
Inilah 70 Nama Khatib Jumat se Aceh Besar
Kapolda Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Yang Dipimpin Kapolri
Disiplin Shalat Kunci Mengatur Waktu dan Kehidupan
Antisipasi Curanmor Selama Ramadhan, Satlantas Polres Aceh Besar Tingkatkan Patroli di Area Masjid
Ketika Regulasi Tak Lagi Relevan: Aceh Besar Butuh Keberanian DPRK
KPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh Sukses Gelar Festival Ramadhan Meriah di Desa Blangkrueng
Hangatnya Kebersamaan di Bulan Suci, KPM UIN Ar-Raniry Gelar Buka Puasa Bersama di Desa Blangkrueng

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:37 WIB

Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi

Senin, 20 April 2026 - 01:59 WIB

Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 03:30 WIB

Plt Kadisdikbud : Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

Penempatan Guru PPPK Paruh Waktu di Aceh Selatan Gunakan Sistem RTG

Senin, 6 April 2026 - 18:39 WIB

Publik Geram Sri Wahyuni Didesak Transparan: Hilangnya Dokumen BOS Dinilai Janggal dan Sarat Manipulasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52 WIB

Baital Mukadis Jaga Stabilitas Pemerintahan Aceh Selatan Tanpa Manuver Politik Saat Menjadi Plt Bupati

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:16 WIB

SPPI Aceh Selatan Berbagi Ratusan Paket Takjil Gratis kepada Pengendara

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Berita Terbaru