BARANEWS | Manchester United kembali menunjukkan inkonsistensi yang akut dalam panggung Eropa setelah menelan hasil mengecewakan saat menghadapi Como. Kerapuhan lini pertahanan menjadi sorotan utama dalam laga yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026 tersebut, di mana tim asuhan Manchester United tampak kehilangan koordinasi dan kedisiplinan taktis.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, Harry Maguire dan rekan-rekan di lini belakang gagal mengantisipasi pergerakan lincah para pemain lawan. Kurangnya tekanan yang ketat membuat pemain Como leluasa mengeksploitasi celah di kotak penalti. Gol yang tercipta bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari skema permainan yang matang dan kerja sama tim yang jauh lebih rapi dibandingkan pertahanan Manchester United yang terlihat berantakan.
Dominasi Como terlihat sangat nyata, terutama saat mereka dengan mudah membelah pertahanan Setan Merah melalui kombinasi umpan-umpan yang presisi. Manchester United praktis tidak mampu merespons intensitas serangan lawan, bahkan terlihat kewalahan saat pemain Como melancarkan serangan beruntun. Absennya determinasi di lini belakang seolah menjadi cermin dari permasalahan sistemik yang belum juga diselesaikan oleh tim pelatih.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Manchester United yang berkompetisi di Liga Champions UEFA musim 2026-2027. Jika tidak segera memperbaiki koordinasi pertahanan dan mentalitas bertanding, tim yang bermarkas di Old Trafford ini dipastikan akan kesulitan bersaing di fase grup dengan format kompetisi yang menuntut performa stabil di setiap laga. (*)








































