slot preparation.lsrs.lu

Mahfud MD Soroti Paradoks Capaian Kemerdekaan Indonesia di Usia 81 Tahun

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 17:25 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Dalam sebuah tayangan yang diunggah melalui kanal YouTube Mahfud MD Official pada Selasa (1/9/2026), ia menegaskan bahwa Indonesia telah menempuh kemajuan yang sangat pesat sejak proklamasi 17 Agustus 1945, namun bangsa ini masih menghadapi hambatan serius dalam mewujudkan keadilan dan kemakmuran yang merata.

Mahfud menilai bahwa capaian pembangunan di sektor pendidikan dan ekonomi menunjukkan tren positif. Ia memaparkan data mengenai penurunan angka kemiskinan dari masa ke masa serta meningkatnya akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Menurutnya, kemerdekaan telah berfungsi sebagai “jembatan emas” yang membuka peluang bagi anak bangsa untuk berkembang dan berkiprah, termasuk bagi kelompok masyarakat yang sebelumnya termarginalkan, seperti umat Islam melalui institusi pendidikan pesantren dan madrasah.

Namun, di balik kemajuan tersebut, Mahfud memberikan catatan kritis mengenai situasi terkini bangsa. Ia menyoroti fenomena ketidakadilan yang masih terasa nyata, yang menurutnya dipicu oleh maraknya praktik korupsi, lemahnya penegakan hukum yang kerap bersifat tebang pilih, serta perilaku hedonisme dan gaya hidup glamor di kalangan elit. Ia menekankan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi berjalan stabil, manfaat kemerdekaan belum dirasakan secara proporsional oleh seluruh rakyat, sehingga muncul persepsi bahwa Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi adanya wacana untuk kembali melakukan amandemen konstitusi sebagai solusi atas hambatan tersebut, Mahfud berpandangan bahwa permasalahan utama bangsa saat ini bukan terletak pada teks konstitusi, melainkan pada integritas moral dan sikap mental para pemangku kebijakan. Ia mengingatkan bahwa sejarah mencatat Indonesia telah mengalami berbagai perubahan aturan dasar dan konstitusi berkali-kali, namun praktik koruptif tetap menjadi pandemi yang sulit diatasi jika tidak dibarengi dengan penegakan hukum yang berlandaskan keadilan sejati.

Sebagai penutup refleksi, Mahfud mengajak masyarakat untuk tidak berputus asa dalam mencintai Indonesia. Ia menekankan pentingnya fokus pada upaya pembenahan penegakan hukum dengan integritas tinggi sebagai fondasi utama agar investasi dan kepercayaan publik dapat tumbuh. Menurutnya, menjaga Indonesia adalah tanggung jawab bersama karena masa depan bangsa merupakan cerminan dari langkah-langkah yang diambil oleh warganya saat ini. (*)

Berita Terkait

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB