Kodim 0101/Kota Banda Aceh Musnahkan Ladang Ganja 2,5 Hektare di Pegunungan Aceh Besar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:06 WIB

50447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Personel Kodim 0101/Kota Banda Aceh berhasil memusnahkan ladang ganja seluas kurang lebih 2,5 hektare yang ditemukan di kawasan pegunungan Desa Mureu Bueng Ue, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (4/7/2026). Kegiatan pemusnahan ini dilakukan setelah aparat menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah hutan tersebut.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin SAg MAP, melibatkan sejumlah personel Kodim 0101/KBA, Babinsa, beserta unsur intelijen. Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin oleh Pasiops Kodim 0101/KBA, Mayor Inf Muliadi, yang memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas secara profesional dan disiplin, serta penekanan pentingnya menjaga integritas selama operasi.

Perjalanan menuju titik temuan ladang ganja tidaklah mudah, karena medan pegunungan yang terjal dan hutan lebat harus ditempuh dengan berjalan kaki. Setelah menempuh perjalanan jauh, tim menemukan tanaman ganja dengan tinggi rata-rata 100 hingga 150 sentimeter. Berdasarkan pengamatan di lapangan, tanaman tersebut diperkirakan telah berusia dua hingga tiga bulan dengan kondisi tumbuh sangat baik di dataran tinggi yang sulit dijangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh tanaman ganja kemudian dimusnahkan langsung di lokasi dengan cara dicabut sampai ke akar lalu dibakar. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada upaya penanaman ulang atau pemanfaatan kembali tanaman terlarang tersebut oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Letkol Inf Muhsin menjelaskan, awal mula pengungkapan kasus ini berasal dari laporan masyarakat yang melihat ada seseorang membawa pupuk ke kawasan hutan dengan gerak-gerik mencurigakan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Babinsa di wilayah segera melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya temuan ladang ganja ini dapat dipastikan kebenarannya dan dilaporkan ke komando atas untuk ditindaklanjuti dengan operasi pemusnahan.

Menurut Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, keberhasilan pengungkapan ladang ganja ini menjadi bukti terjalinnya komunikasi sosial yang baik antara Babinsa dengan masyarakat. Tingginya kepercayaan masyarakat untuk melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan dinilai sangat membantu upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah ini.

Di lain pihak, Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, menegaskan komitmen pihaknya dalam meningkatkan langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah teritorial Kodim 0101/KBA. Keberhasilan operasi pemusnahan ladang ganja diklaim merupakan bentuk sinergi antara aparat TNI dan masyarakat yang sama-sama ingin menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.

Pihak Kodim juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak segan memberikan laporan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, serta mengimbau generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika. Kodim menegaskan bahwa perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen bangsa.

Turut hadir dalam operasi ini jajaran pejabat Kodim 0101/KBA, unsur intelijen, aparat Babinsa, dan sejumlah awak media lokal. Pemusnahan ladang ganja ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta upaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika di wilayah Aceh. (*)

Berita Terkait

Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Raja Sayang Lepas 32 Kontingen Pramuka Nagan Raya Menuju Jambore Nasional XII 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:09 WIB

RAPI Nagan Raya: Bank Aceh Cabang Jeuram Terus Hadir Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:08 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Dukung Kebijakan BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Bank Aceh Syariah Perkuat Komitmen untuk Nagan Raya melalui Dividen dan Dana Zakat Rp2 Miliar Lebih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:01 WIB

RAPI Nagan Raya Ucapkan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan Muswil RAPI Kota Banda Aceh

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:29 WIB

Bupati TRK Buka MPLS Sekolah Rakyat, 330 Siswa Siap Tempuh Pendidikan Gartis Berasrama

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:46 WIB

RAPI Nagan Raya Ucapkan Selamat kepada Dr. Safrianto Zuriat Putra atas Promosi sebagai Koordinator pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI

Berita Terbaru