slot preparation.lsrs.lu

Johar Fahlani Pertanyakan Kejelasan Aset Milik Pemda dalam Rapat Banggar

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 20:04 WIB

50363 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur dari Partai NasDem, Johar Fahlani

Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur dari Partai NasDem, Johar Fahlani

Baranewsaceh.co,Aceh Timur | Wakil Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur dari Partai NasDem, Johar Fahlani, kembali menyoroti persoalan aset daerah dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Timur yang berlangsung pada Selasa, 18 November 2025.

Dalam rapat tersebut, Johar meminta penjelasan menyeluruh terkait aset pembangunan milik Pemerintah Daerah (Pemda), termasuk pendataan titik-titik toko yang menjadi aset daerah.

Johar Fahlani menegaskan bahwa DPRK membutuhkan data lengkap atas seluruh aset pembangunan yang telah dikerjakan menggunakan APBK. Ia mengatakan masih banyak aset yang belum terdata dengan baik sehingga berpotensi menimbulkan persoalan dalam pengawasan serta pemanfaatannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita mempertanyakan kejelasan seluruh aset pembangunan milik Pemda. Banyak aset yang statusnya belum jelas, mulai dari pencatatan hingga pemanfaatannya. Data ini harus diserahkan oleh Badan Keuangan Daerah secara lengkap,” ujar Johar dalam rapat tersebut.

Selain meminta data aset pembangunan dan lokasi seluruh titik toko milik Pemda, Johar juga menanyakan besaran harga sewa toko milik Pemda yang diberikan kepada masyarakat. Ia menilai informasi ini harus transparan agar tidak terjadi perbedaan perlakuan atau potensi penyalahgunaan kewenangan.

“Saya juga menanyakan kepada Badan Keuangan Daerah, berapa sebenarnya harga sewa toko milik Pemda yang dikenakan kepada masyarakat. Ini penting agar kita mengetahui apakah tarifnya sesuai aturan dan tidak memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Johar, pendataan dan transparansi tarif sewa merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa aset milik Pemda benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan mampu memberi kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Banggar DPRK Aceh Timur menegaskan akan terus mengawal proses pendataan aset daerah dan meminta BKD untuk segera menyerahkan data yang diminta, termasuk rincian harga sewa toko, lokasi aset, serta status pemanfaatannya. Hal ini dinilai penting agar pembahasan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Johar Fahlani menutup pernyataannya dengan harapan agar Pemda meningkatkan tata kelola aset demi mendukung pembangunan daerah secara lebih efektif.

Berita Terkait

Dana SPP Eks PNPM Julok Diduga Raib Miliaran Rupiah, Aktivis Desak Kejari Aceh Timur Bongkar Skandal Lama
Hawalies Abwar Apresiasi PT Medco dan BPMA, Media Edukasi Dinilai Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Insan Pers
Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Ditunjuk sebagai Plh Kepala SMAN 1 Simpang Ulim
Siswa SMAN 1 Simpang Ulim Gelar Aksi Protes Lingkungan Sekolah yang Gersang
Abi Tanjung Dalam Isi Tausiah Maulid Di Dayah Budi Darul Aman
LAKI dan Forum Keuchik Idi Tunong Apresiasi Gerak Cepat Bupati Al-Farlaky Tangani Jalan Idi–Keude Geurobak
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB