JAUHI TOXIC, RAIH RIDHA ALLAH: Khutbah Jumat di Aceh Besar Tekankan Etika Berteman dalam Islam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 03:14 WIB

50446 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar — Menjauhi pertemanan toxic, membangun perilaku sosial yang sehat, dan penuh keberkahan menjadi pesan utama khutbah Jumat yang akan disampaikan Ustaz Mursalin Basyah, Lc, MA di Masjid Besar Al Jihad, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, 19 September 2025 bertepatan dengan 26 Rabiul Awal 1447 H.

Dosen STAI Tgk Chiek Pante Kulu Banda Aceh ini menegaskan, berteman adalah bagian dari fitrah manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia cenderung mencari hubungan dengan orang lain untuk berbagi kebahagiaan, saling mendukung, dan menguatkan dalam menghadapi tantangan hidup.

“Dalam Islam, berteman bukan sekadar soal kedekatan sosial, melainkan juga terkait nilai moral, spiritual, dan bagaimana hubungan itu membawa kebaikan serta keberkahan dunia-akhirat,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allah Swt berfirman: “Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat: 13).

Rasulullah saw juga menegaskan pentingnya selektif dalam memilih teman. “Seseorang itu akan mengikuti agama temannya, maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa yang ia jadikan teman.” (HR. Abu Dawud).

Menurut Wakil Ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Kota Banda Aceh ini, Islam mengajarkan beberapa ciri sahabat yang baik, di antaranya: menjaga ukhuwah islamiah, mengingatkan kita kepada Allah, bersikap jujur dan amanah, serta saling mendukung dalam kebaikan.

Etika berteman dalam Islam juga mencakup sikap saling menghormati, menjaga privasi, bersabar atas kekurangan, dan mendukung dalam kesulitan. Rasulullah SAW bersabda: “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya; dia tidak menzaliminya, tidak membiarkannya (terzalimi), dan tidak membiarkannya dalam keadaan yang sulit.” (HR. Muslim).

“Berteman bukan hanya untuk kepentingan dunia, melainkan harus diniatkan untuk mencari ridha Allah,” jelasnya sambil mengutip QS. Al-Asr ayat 3: “Dan berpesan-pesanlah kamu dengan kebenaran dan berpesan-pesanlah kamu dengan kesabaran.”

Ustaz Mursalin juga mengingatkan tentang bahaya teman yang buruk. Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan teman yang shalih dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, kamu bisa mendapatkan hadiah atau kamu akan membeli darinya, dan jika tidak, kamu akan merasakan bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi bajumu terbakar, atau kamu akan merasakan bau yang tidak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Hadits ini menunjukkan, pertemanan negatif dapat menular tanpa kita sadari. Karena itu, selektiflah dalam memilih teman,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Islam membolehkan memutus atau menjauh dari pertemanan toxic demi menjaga kesehatan mental, moral, dan agama. Dalam hal ini, Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Az-Zawajir bahkan menegaskan, mengurangi interaksi dengan orang yang merusak spiritual dan mental diperbolehkan.

Hal senada juga ditegaskan Al-Mawardi dalam Adabud Dunya wad Din, bahwa memutus ikatan pertemanan kadang menjadi pilihan terbaik daripada terus bertahan dalam hubungan yang menimbulkan penyesalan.

“Menjauh dari pertemanan toxic tidaklah sama dengan memutus silaturahmi. Itu justru bentuk ikhtiar menjaga diri dari pengaruh buruk yang bisa merusak jiwa, iman, dan akhlak,” pungkas Ustaz Mursalin, Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh. (*)

Berita Terkait

Momentum Awal Mei; BKM Aceh Besar Relist 75 Nama Khatib Jumat
Inilah 70 Nama Khatib Jumat se Aceh Besar
Kapolda Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Yang Dipimpin Kapolri
Disiplin Shalat Kunci Mengatur Waktu dan Kehidupan
Antisipasi Curanmor Selama Ramadhan, Satlantas Polres Aceh Besar Tingkatkan Patroli di Area Masjid
Ketika Regulasi Tak Lagi Relevan: Aceh Besar Butuh Keberanian DPRK
KPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh Sukses Gelar Festival Ramadhan Meriah di Desa Blangkrueng
Hangatnya Kebersamaan di Bulan Suci, KPM UIN Ar-Raniry Gelar Buka Puasa Bersama di Desa Blangkrueng

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kaliber: Tantang Kajati Aceh Bongkar Dugaan Skandal Dana Kapitasi,JKN dan BOK Kesehatan Aceh Tenggara

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:45 WIB

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:54 WIB

TIPIKOR : Desak Inspektorat Dan APH Usut Dana Ruti Dinas Pangan tahun 2025 dan awal 2026.Dugaan Ratusan juta Menguap

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WIB

Dana Kapitasi dan JKN Dinas Kesehatan Aceh Tenggara di sinyalir sarat Manipulasi dan Korupsi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:52 WIB

Drh Karnodi Selian M,MA, Plh, Dinas Pangan Agara Pacu Perbaikan dan Jaga Pangan Bebas Pestisida

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:34 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 13,35 Kg Ganja, Seorang Pemuda Diamankan di Ketambe

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:04 WIB

PT. Hutama Karya Diminta Jangan Bayarkan Proyek Beronjong Gunakan Material Tanpa Izin

Berita Terbaru