HPN 2025, Menkomdigi: Peran Pers adalah Penjaga Demokrasi di Tengah Gejolak Zaman

INFO PUBLIK

- Redaksi

Senin, 10 Februari 2025 - 07:54 WIB

50883 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi penjaga demokrasi di tengah tantangan zaman.

Hal ini disampaikannya melalui akun media sosial pribadinya menyambut perayaan HPN di Kota Pekanbaru, Riau, pada Minggu (9/2/2025).

“Saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2025. Hari ini kita merayakan keberanian, integritas, dan semangat juang insan pers Indonesia. Di tengah gejolak zaman, pers harus tetap menjadi penjaga demokrasi bagi seluruh masyarakat,” ujar Meutya Hafid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menkomdigi menekankan bahwa pers tidak hanya berperan sebagai saksi sejarah, tetapi juga sebagai penggerak perubahan.

Ia juga mengingatkan agar media tetap menjadi sumber informasi yang jernih dan kredibel bagi publik yang haus akan kebenaran.

“Pers bukan sekadar pemberi berita, tetapi juga pembentuk opini publik. Oleh karena itu, jurnalisme yang bertanggung jawab harus tetap dijaga,” tambahnya.

Pemerintah dikatakannya berkomitmen untuk melindungi ekosistem pers nasional agar tetap sehat di tengah dominasi platform digital. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Hak Penerbit atau Publisher Rights.

“Pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem pers tetap sehat dan berdaya saing. Perpres Publisher Rights adalah langkah maju dalam melindungi jurnalisme profesional dari dominasi platform digital,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengakui bahwa kondisi pers nasional saat ini sedang menghadapi tantangan internal.

Ia pun menyoroti perpecahan dalam tubuh PWI yang menyebabkan peringatan HPN tahun ini digelar di beberapa lokasi berbeda, yaitu Pekanbaru, Banjarmasin, dan Solo.

“Tahun ini, perayaan HPN dirayakan dengan rasa prihatin. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kini HPN tidak hanya digelar di Riau, tetapi juga di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, serta di Monumen Pers Nasional, Solo, Jawa Tengah. Perbedaan prinsip dalam penegakan integritas membuat PWI tidak dalam kondisi yang baik-baik saja,” ungkap Zulmansyah dari Pekanbaru.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan pers yang terdampak oleh situasi ini. “Sejak PWI lahir pada 9 Februari 1946 dengan semangat heroik, ironisnya kali ini kita merayakan HPN dalam suasana yang penuh perbedaan,” tambahnya.

Acara puncak peringatan HPN 2025 di Riau turut dihadiri oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo, Ketua Dewan Penasehat PWI Ilham Bintang, serta para ketua PWI daerah lainnya. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya pers sebagai pilar demokrasi yang harus tetap dijaga keberlangsungannya.

Berita Terkait

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video
Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam
Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi
Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan
Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas
Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh
Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi
Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru