Fatayat NU Aceh Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat LKL, Dorong Gerakan Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 03:31 WIB

50514 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar — Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Latihan Kader Lanjutan (LKL) Fatayat NU se-Aceh yang digelar pada 2–3 Oktober 2025 di Aceh Besar, organisasi perempuan muda NU ini mengajak para kader untuk tampil sebagai pemimpin perubahan sosial dan pelopor gerakan lingkungan berkelanjutan.

Kegiatan yang mengusung tema “Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia Menuju Indonesia Digdaya” ini diikuti oleh perwakilan kader Fatayat NU dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama dua hari, peserta dibekali beragam materi strategis oleh fasilitator dari Pimpinan Pusat Fatayat NU.

Ketua PW Fatayat NU Aceh, Dr. Hj. Ida Friatna, menjelaskan bahwa LKL merupakan bagian penting dari sistem kaderisasi formal Fatayat NU yang berorientasi pada penguatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan.

“LKL Fatayat NU bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang belajar untuk meningkatkan kualitas kader dalam memahami nilai kebangsaan, keislaman Ahlussunnah wal Jamaah, dan keorganisasian Fatayat NU. Dengan ini, Kami ingin melahirkan perempuan-perempuan yang tangguh, kritis, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” ujar Ida, 4 Oktober 2025.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kader Fatayat NU harus menjadi garda terdepan dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.

“Perempuan Fatayat harus hadir di ruang-ruang strategis mulai dari isu pendidikan, kesehatan ibu dan anak, kemandirian ekonomi, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah,” ujarnya.

Itu sebab, salah satu fokus PW Fatayat NU Aceh dalam kegiatan ini adalah peduli isu lingkungan, ia menilai bahwa isu lingkungan dan pengelolaan sampah kini menjadi persoalan nyata yang memerlukan kepemimpinan perempuan yang kuat, kolaboratif, dan berpandangan maslahat.

Melalui kegiatan LKL ini, diharapkan muncul kader perempuan yang tidak hanya peka terhadap persoalan sosial, tetapi juga mampu menawarkan solusi konkret bagi masyarakat dengan cara berkolaborasi bersama stekholder terkait.

“Kita ingin kader Fatayat NU menjadi motor perubahan yang mampu menggerakkan masyarakat menjaga bumi, mengelola sampah dengan bijak, dan menanamkan kesadaran bahwa peduli lingkungan adalah bagian dari ibadah,” ungkap Ida Friatna.

Dengan terselenggaranya LKL ini, Fatayat NU Aceh berharap perannya bukan hanya sebagai organisasi perempuan, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan sosial dalam membangun kemandirian perempuan serta peradaban umat yang berkelanjutan di indonesianya khususnya di bumi tanah rencong. (*)

Berita Terkait

Momentum Awal Mei; BKM Aceh Besar Relist 75 Nama Khatib Jumat
Inilah 70 Nama Khatib Jumat se Aceh Besar
Kapolda Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Yang Dipimpin Kapolri
Disiplin Shalat Kunci Mengatur Waktu dan Kehidupan
Antisipasi Curanmor Selama Ramadhan, Satlantas Polres Aceh Besar Tingkatkan Patroli di Area Masjid
Ketika Regulasi Tak Lagi Relevan: Aceh Besar Butuh Keberanian DPRK
KPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh Sukses Gelar Festival Ramadhan Meriah di Desa Blangkrueng
Hangatnya Kebersamaan di Bulan Suci, KPM UIN Ar-Raniry Gelar Buka Puasa Bersama di Desa Blangkrueng

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:37 WIB

Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi

Senin, 20 April 2026 - 01:59 WIB

Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 03:30 WIB

Plt Kadisdikbud : Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

Penempatan Guru PPPK Paruh Waktu di Aceh Selatan Gunakan Sistem RTG

Senin, 6 April 2026 - 18:39 WIB

Publik Geram Sri Wahyuni Didesak Transparan: Hilangnya Dokumen BOS Dinilai Janggal dan Sarat Manipulasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52 WIB

Baital Mukadis Jaga Stabilitas Pemerintahan Aceh Selatan Tanpa Manuver Politik Saat Menjadi Plt Bupati

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:16 WIB

SPPI Aceh Selatan Berbagi Ratusan Paket Takjil Gratis kepada Pengendara

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Berita Terbaru