Di PBB, Prabowo Serukan Dunia Segera Akui Palestina: Sejarah Tidak Akan Menunggu

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 12:20 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York | Presiden Prabowo Subianto menyuarakan tegas pentingnya pengakuan terhadap Negara Palestina dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9) waktu setempat.

Berbicara di hadapan puluhan pemimpin dunia, Prabowo menegaskan bahwa sudah saatnya komunitas internasional mengambil langkah konkret. Menurutnya, mengakui Palestina bukan sekadar keputusan politis, tapi juga merupakan kewajiban moral dan historis umat manusia.

“Kepada mereka yang masih ragu untuk bertindak, kami katakan: sejarah tidak akan menunggu. Kita harus mengakui Palestina sekarang. Itu adalah langkah yang benar di sisi sejarah,” tegas Prabowo dari podium PBB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti penderitaan rakyat di Jalur Gaza. Prabowo menyebut krisis yang terjadi merupakan tragedi kemanusiaan yang terlalu lama dibiarkan. Ia mengecam keras serangan terhadap warga sipil, khususnya perempuan dan anak-anak.

“Ribuan orang tak berdosa telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Sebuah tragedi kemanusiaan sedang terjadi. Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil,” ucapnya.

Prabowo menyatakan bahwa satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan adalah melalui implementasi solusi dua negara, sebagaimana ditegaskan dalam Deklarasi New York yang baru saja disahkan Majelis Umum PBB.

Pernyataan paling mencolok datang saat Prabowo menyatakan bahwa Indonesia siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel, dengan satu syarat: Israel juga harus mengakui kemerdekaan Palestina.

“Indonesia akan segera mengakui Israel, pada saat yang sama Israel mengakui Negara Palestina dan kemerdekaannya,” ujar Prabowo, yang ucapannya langsung menjadi sorotan media internasional.

Tak hanya itu, Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi secara aktif terhadap perdamaian di kawasan Timur Tengah, termasuk pertimbangan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian PBB jika dibutuhkan.

KTT Solusi Dua Negara ini menjadi momen penting bagi perjuangan Palestina, setelah gelombang pengakuan datang dari sejumlah negara, termasuk Inggris, Australia, dan Kanada yang secara resmi menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina pekan lalu.

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Worning Bagi Pemimpin Korupsi!!
Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar
Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung Nasional
Pemerintah Aceh Surati UNDP dan UNICEF dalam Upaya Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor yang Renggut Ratusan Nyawa
Mahasiswi Serambi Mekkah Harumkan Indonesia di ISG 2025, Raih Medali Perunggu di Riyadh
DPSMAI Ajak Masyarakat Aceh dan Pelaku Usaha Meriahkan Selera Serumpun di TBG Kuala Lumpur

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru