“Bemunge” Hidupkan Warisan Leluhur, Puluhan Wali Murid Hadiri Pelepasan Siswa MIN 2 Bener Meriah

J.PORANG

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:29 WIB

50466 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah. Baranewsaceh.co –
Tradisi adat Gayo “Bemunge” terus hidup dan kembali digaungkan di sejumlah sekolah di Kabupaten Bener Meriah. Prosesi sakral yang sarat nilai budaya itu menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan siswa sekaligus simbol eratnya hubungan antara orang tua dan tenaga pendidik.

Tradisi tersebut turut dilaksanakan oleh MIN 2 Bener Meriah dalam rangka pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2026. Kegiatan berlangsung di Home Stay Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit kabupaten Bener Meriah. Sabtu (16/5/2026).

Kepala MIN 2 Bener Meriah, Lasma Farida, mengingatkan para siswa agar tidak berhenti menuntut ilmu setelah menyelesaikan pendidikan dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Siapa tahu, suatu saat nanti ada di antara kalian yang kembali ke sekolah ini sebagai guru,” ujar Lasma di hadapan wali murid dan para siswa.

Ia menyebutkan, sebanyak 68 siswa akan menyelesaikan pendidikan di MIN 2 Bener Meriah tahun ini. Lasma juga berpesan agar seluruh siswa tetap menjaga nama baik almamater di manapun berada.

Dalam kesempatan itu, Maestro Bahasa dan Budaya Gayo Kabupaten Bener Meriah, Munawir Arloti, menekankan pentingnya dukungan orang tua terhadap dunia pendidikan.

Menurut Munawir, sejak dahulu masyarakat Gayo memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan. Hal itu terlihat dari tradisi wakaf tanah yang dilakukan leluhur demi mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan.

“Jangan pelit mendukung pendidikan anak. Pendidikan adalah investasi masa depan,” katanya.

Munawir juga menjelaskan makna “ketep” atau uang logam yang disertakan dalam prosesi penyerahan anak kepada Tengku Guru. Simbol tersebut, kata dia, menggambarkan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak sepenuhnya dibebankan kepada sekolah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan lembaga pendidikan.

Selain itu, ia meminta para wali murid bersikap bijaksana terhadap pola pendidikan yang diterapkan guru. Dalam proses pembentukan karakter dan disiplin, menurutnya, seorang pendidik terkadang harus bersikap tegas demi kebaikan anak didik.

Prosesi adat Bemunge tersebut dibuka oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah melalui pengawas madrasah, Ahdi Musa. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Armoza Arita, unsur Majelis Pendidikan Daerah (MPD), para maestro bahasa dan budaya, serta puluhan wali murid. (Dani)

Berita Terkait

Pulihkan Hutan Pascabencana, Ratusan Relawan Tanam 2.000 Pohon di Mendale
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif
Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha
Warga Buntul Kemumu Sembelih 33 Hewan Kurban Termasuk Sapi Bantuan Presiden
Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo
Amira Aliza Hipnotis Panggung FTBI Nasional Lewat Tari Tradisional Gayo
Dramatis, Bank Indonesia Lhokseumawe Juara Piala Kapolres Bener Meriah Cup II
Bimtek Konten Budaya Lokal Diserbu Peserta, Dinas Arpus Bener Meriah Siapkan Buku Antologi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WIB

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:16 WIB