Cegah Stunting Tahap I Tahun 2026 Pemkab Nagan Raya Gelar Rakor Pembinaan Orang Tua Asuh

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 19:39 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahap I Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (22/4/2026).

Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan (DPMGP4) tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Nagan Raya, Ny. Cut Inda TR Keumangan.

Dalam sambutannya, Ny. Cut Inda TR Keumangan menegaskan bahwa stunting merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, diperlukan penguatan komitmen bersama melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting),” ujar Ny. Cut Inda.

“Gerakan ini bukanlah program biasa, melainkan manifestasi semangat gotong royong lintas sektor antara pemerintah, swasta, individu, hingga akademisi untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa Genting merupakan gerakan mandiri yang bersumber dari kepedulian para mitra atau orang tua asuh, bukan berasal dari APBN maupun APBD.

“Ini adalah bukti nyata bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ny. Cut Inda menyampaikan sejumlah poin penting dalam pelaksanaan Genting. Pertama, fokus intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia 59 bulan.

“Intervensi harus terkonsentrasi sejak masa kehamilan hingga anak berusia di bawah dua tahun agar hasilnya optimal,” jelasnya.

“Kedua, penentuan sasaran yang tepat dengan memprioritaskan keluarga berisiko stunting (KRS), seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi di bawah dua tahun (baduta) usia 0–23 bulan agar mendapatkan pendampingan berkelanjutan,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan poin ketiga, yaitu intervensi nutrisi dan lingkungan, dengan mengutamakan pemberian makanan bergizi.

“Khususnya protein hewani, serta memastikan lingkungan yang sehat, ketersediaan air bersih, sanitasi layak, dan edukasi pengasuhan bagi orang tua,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Ny. Cut Inda meminta seluruh kader, khususnya Tim Pendamping Keluarga (TPK), untuk aktif melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan agar bantuan tepat sasaran.

“Kader juga harus memastikan bantuan nutrisi diterima langsung oleh sasaran serta melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan berat dan tinggi badan anak melalui aplikasi pendukung yang telah disediakan,” katanya.

Ia turut mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dan berharap kegiatan tersebut berjalan lancar serta memberikan dampak nyata dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, Kepala DPMGP4 Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, M.Pd., M.M., menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan Rakor Genting adalah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.

“Melalui gerakan Genting ini, kami berharap dapat mencegah sekaligus menurunkan angka stunting demi mewujudkan generasi emas Kabupaten Nagan Raya di masa mendatang,” sebut Said Mudhar.

“Mekanisme kerja orang tua asuh akan didampingi oleh tim pendamping keluarga (tpk), kader dashat (dapur sehat atasi stunting), serta tenaga gizi dari puskesmas,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), para camat, Kepala UPTD Puskesmas, Koordinator Balai KB se-Kabupaten Nagan Raya, serta undangan lainnya. [*]

Berita Terkait

Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS untuk Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral
Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN
Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan
Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK
Tasyakur Ke -9 Dan Pelepasan Murid MIN 3 Nagan Raya Tahun Ajaran 2025-2026.
YLBH AKA Nagan Raya Minta Penegak Hukum Proses Oknum Dewan Terlibat Dugaan Pengeroyokan
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Rumah Transmigrasi Desa Blang Lango
Breaking News : Satu Warga Nagan Raya Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi Di Gebuk Transmigrasi Desa Blang Lango

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Kangkangi Impres no 7 tahun 2025. dan Boyong barang Bekas Bangunan ke Rumahnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:41 WIB

Putri Penulis Ahmad Bahar Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penyekapan hingga Intimidasi Mencuat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:11 WIB

Sumatera Lumpuh Total Sekejap, LSM Kompak, Bongkar Rapuhnya Pondasi Listrik Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:53 WIB

Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Monopoli Pelaksana Proyek Repitalisasi Bencana Bantuan Presiden Prabowo Subianto

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:26 WIB

Bupati Agara H. M. Salim Fakhry Diminta Evaluasi Seluruh Pejabat, ASN, Operator, dan Tenaga Honorer di Disdukcapil yang Diduga Meresahkan Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:01 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:31 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala-Gala Sampaikan Ucapan Idul Adha, Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Kepedulian Sosial

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:29 WIB

Kadis Perhubungan Aceh Tenggara Sampaikan Ucapan Idul Adha, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Keselamatan

Berita Terbaru