BWS Sumatera I Kerahkan Alat Berat untuk Pemulihan Pascabanjir di Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 01:29 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dilanda banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus sejak akhir November 2025. Luapan sungai menggenangi permukiman warga, melumpuhkan sejumlah akses jalan, serta merusak lahan pertanian. Akibatnya, aktivitas masyarakat di berbagai kabupaten terganggu. Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat mengambil langkah penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur yang terdampak.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I sebagai pelaksana teknis di lapangan mengerahkan alat berat ke titik-titik banjir kritis di sejumlah kabupaten. Hingga 29 Desember 2025, alat berat masih beroperasi di berbagai wilayah terdampak dengan fokus utama pada pembersihan material banjir serta normalisasi alur sungai agar aliran air kembali lancar dan risiko banjir susulan dapat dicegah.

Di Kabupaten Pidie dan Aceh Utara, masing-masing satu unit excavator masih difungsikan untuk mendukung proses pembersihan. Sebelumnya, satu unit wheel loader telah menyelesaikan pekerjaan di Pidie, sedangkan dua unit excavator telah rampung beroperasi di Aceh Utara dan kini telah dimobilisasi ke wilayah lain yang masih membutuhkan penanganan. Mobilisasi alat berat dilakukan secara dinamis agar efisiensi dan cakupan penanganan bisa menjangkau lebih banyak lokasi secara bergantian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanganan intensif dilakukan di Kabupaten Pidie Jaya, yang menerima dukungan terbanyak dari sisi logistik alat berat. Sebanyak tujuh unit excavator, satu unit wheel loader, satu unit excavator long arm, serta lima unit dump truck dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan. Tambahan dukungan logistik dari PT Adhi Karya juga turut memperkuat kegiatan pembersihan yang dilakukan sejak awal kejadian. Fokus utama diarahkan pada pengangkutan endapan lumpur dan material kayu yang menyumbat jalur sungai dan drainase utama. Langkah ini dinilai krusial untuk memulihkan fungsi sungai dan lingkungan sekitar permukiman.

Di kawasan timur Aceh, kegiatan penanganan juga berlangsung di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebanyak satu unit wheel loader dan tiga unit excavator telah dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi dan pengangkutan material banjir. Di wilayah Aceh Barat, dua unit excavator sebelumnya sempat difungsikan dan kemudian dialihkan ke Kabupaten Nagan Raya usai tugas di lokasi pertama selesai. Di Bireuen, tiga unit excavator dan satu unit wheel loader dioperasikan secara simultan. Sedangkan di Aceh Tenggara, tiga unit excavator difokuskan untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai yang rawan meluap saat intensitas hujan meningkat.

BWS Sumatera I menegaskan bahwa pola mobilisasi alat berat dilakukan secara terkoordinasi dan adaptif terhadap kebutuhan lapangan. Pemindahan alat berat dari satu kabupaten ke kabupaten lain menjadi strategi yang diterapkan untuk memperluas jangkauan penanganan pascabencana. Penempatan alat disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kedaruratan di masing-masing lokasi.

Langkah ini merupakan bagian dari operasional terintegrasi yang melibatkan unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan dari kalangan BUMN dan sektor swasta. Dengan pemulihan infrastruktur sungai dan pengendali banjir, pemerintah berharap masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali beraktivitas secara normal dan risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Salurkan Bantuan untuk Wilayah Terdampak Bencana di Aceh
Irmawan Sebut Kehadiran Pejabat Tinggi di Gayo Lues Penting untuk Percepatan Pemulihan Bencana
Wakapolres Gayo Lues dan Wakil Bupati Tinjau Jalan Terendam Banjir Susulan di Gayo Lues
Wakapolres Gayo Lues dan Wakil Bupati Tinjau Jalan Terendam Banjir Susulan di Gayo Lues
KEPEDULIAN TANPA BATAS, AMSCO PEDULI ANAK YATIM DAMPINGI ANAK-ANAK ACEH TERDAMPAK BANJIR DENGAN BANTUAN AL-QUR’AN DAN PERLENGKAPAN SEKOLAH
Sumber Air Rusak Pascabencana, Warga Kampung Ronga-Ronga Bener Meriah Terbantu Donasi Diaspora Gayo dari Inggris
Rektor IAIN Langsa Serahkan Penghargaan Publikasi Ilmiah kepada Dosen Berprestasi
Pemprov Riau Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Timur Dan Aceh Tamiang, Satpol PP Turun Langsung Layani Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:16 WIB

Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:54 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:58 WIB

Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:29 WIB

BNPB Siapkan Bantuan Rp3 Juta untuk Perabotan dan Rp5 Juta Biaya Hidup bagi Korban Banjir Gayo Lues

Berita Terbaru