ACEH – Amsco Peduli kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Aceh dengan menyalurkan ribuan Al-Qur’an serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim dan korban banjir di berbagai wilayah. Tidak hanya bantuan sembako, aksi kemanusiaan ini menyasar kebutuhan pendidikan dan spiritual anak-anak agar mereka tetap dapat belajar dan mengaji meski berada dalam kondisi pascabencana.
Kehadiran Amsco Peduli di tengah masyarakat disambut hangat dan penuh haru. Bantuan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, terutama anak-anak yang sempat kehilangan semangat akibat bencana. Melalui kegiatan ini, Amsco Peduli ingin memastikan bahwa generasi muda Aceh tetap mendapatkan perhatian dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Dalam momen penjemputan Presiden Republik Indonesia di Aceh Tamiang, Faisal Amsco turut hadir bersama rombongan Gubernur Aceh dan sejumlah tokoh daerah. Pada kesempatan itu, Faisal Amsco juga membawa bantuan berupa Al-Qur’an serta perlengkapan sekolah yang kemudian disalurkan ke berbagai titik oleh tim Amsco Peduli, khususnya untuk siswa tingkat SD dan SMP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Amsco Peduli SURYADI MJ menegaskan bahwa kegiatan ini murni lahir dari panggilan hati. Menurutnya, berbuat kebaikan tidak harus besar, yang terpenting adalah keikhlasan dan manfaat yang dirasakan masyarakat. “Yang penting anak-anak bisa kembali sekolah, bisa mengaji, dan kembali tersenyum. MEREKA ANAK ANAK KITA SEMUA SAAT INI BUTUH BANTUAN KITA UNTUK MASADEPAN MEREKA MARI KITA BERGOTOROYONG BERSAMA SAMA ujarnya.
Selama lebih dari satu bulan terakhir, Amsco Peduli telah berkeliling ke berbagai kabupaten terdampak banjir. Fokus utama mereka adalah membantu anak-anak agar tidak kehilangan semangat belajar dan masa depan akibat bencana. Aksi kemanusiaan ini juga dilakukan tanpa embel-embel politik atau kepentingan tertentu, murni demi kemanusiaan.
Ke depan, tim Amsco Peduli masih akan melanjutkan kegiatan sosialnya dengan menyiapkan distribusi Al-Qur’an dan perlengkapan sekolah ke wilayah pedalaman Aceh seperti Bener Meriah, Takengon, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Pidie Jaya, hingga Bireuen. “Kami ingin anak-anak Aceh tetap tersenyum dan memiliki harapan. Mereka adalah masa depan Aceh,” tutup Suryadi MJ






































