BANDA ACEH | Penyaluran bantuan lintas wilayah kembali dilakukan sebagai wujud kepedulian antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bantuan kali ini datang dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Provinsi Lampung, dan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung penanganan dampak bencana, khususnya dalam mempercepat pemulihan infrastruktur sumber daya air.
Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui koordinasi intensif dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh dan secara teknis diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (PPK OP SDA) IV. Perwakilan teknis ini bertugas memastikan bahwa bantuan diterima dan disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Proses distribusi bantuan dilakukan secara tertib serta diinformasikan secara terbuka dalam rangka menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Lokasi penyaluran bantuan mencakup tiga kabupaten di Provinsi Aceh, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Ketiga wilayah tersebut merupakan daerah yang mengalami dampak cukup signifikan akibat banjir dan gangguan infrastruktur sumber daya air. Bantuan yang diberikan diarahkan untuk mendukung lanjutan upaya penanganan darurat sekaligus menunjang proses pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan bentuk dukungan pada saat krisis, tetapi juga menjadi contoh konkret sinergi kelembagaan. Kolaborasi antara BBWS Mesuji Sekampung dan BWS Sumatera I mencerminkan soliditas antarbalai dalam merespons kondisi darurat bencana di berbagai wilayah. Solidaritas seperti ini menjadi kunci penting dalam mendukung ketangguhan kelembagaan sektor pengelolaan sumber daya air.
Selain penyaluran bantuan berupa logistik dan dukungan teknis, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi lintas wilayah sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Kerja sama ini memberi ruang bagi perencanaan dan pelaksanaan yang lebih terintegrasi antarwilayah, khususnya dalam penanganan infrastruktur kritis yang terdampak bencana.
Dukungan antarbalai menjadi hal strategis dalam menjaga keberlanjutan layanan infrastruktur sumber daya air yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam konteks pemulihan pascabencana, kehadiran bantuan dari BBWS Mesuji Sekampung menjadi bagian dari kontribusi nasional untuk mempercepat kembalinya fungsi infrastruktur dan mendukung pemulihan sosial ekonomi di daerah yang terdampak.
Pemerintah melalui Kementerian PUPR terus mendorong agar kerja sama lintas balai seperti ini diperkuat dalam setiap situasi darurat. Penguatan kelembagaan, optimalisasi sumber daya, serta kolaborasi antarwilayah menjadi kunci dalam membangun ketahanan infrastruktur nasional terhadap potensi bencana.
Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian PUPR kembali ditunjukkan dengan nyata. Pemerintah berkomitmen untuk selalu hadir, cepat tanggap, dan kolaboratif dalam mendukung masyarakat yang memerlukan bantuan, serta memastikan bahwa pemulihan berjalan tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan. (*)




































