slot preparation.lsrs.lu

Akses Jalan Gayo Lues–Kutacane Kembali Dibuka, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:22 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Setelah sempat tertutup akibat bencana alam yang melanda wilayah Gayo Lues, akses jalan penghubung antara Gayo Lues dan Kutacane akhirnya kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Kepastian ini diperoleh usai tim gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pengecekan langsung ke lapangan, mulai dari Desa Tetumpun hingga Desa Serkil, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Sejak dibukanya akses tersebut, sejumlah kendaraan dari arah Kutacane mulai terlihat melintas, menandai geliat awal pemulihan mobilitas di kawasan yang sebelumnya terisolasi itu. Meski demikian, para petugas di lapangan mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru dan tetap mengutamakan kewaspadaan saat melintasi jalur yang baru dibuka tersebut. Kondisi jalan masih jauh dari memadai, dengan badan jalan yang didominasi tanah dan beberapa titik rawan licin akibat kondisi yang masih basah.

Untuk menjamin keselamatan bersama, pengguna jalan diminta berjalan secara bergantian serta menaati arahan petugas yang berjaga. Arus kendaraan sementara dikendalikan untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan di titik-titik rawan. Hal ini menjadi penting mengingat cuaca masih tidak menentu dan potensi terjadinya longsor susulan tetap ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusdiklat BNPB menegaskan bahwa jalan yang kini sudah dapat dilalui bukan berarti sepenuhnya aman untuk digunakan secara normal. Ia menjelaskan bahwa proses tanggap darurat kini memasuki tahap transisi menuju pemulihan, namun masih dibutuhkan waktu untuk memperkuat struktur jalan. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan naiknya debit air di beberapa titik jalan, yang bisa memicu kerusakan atau gangguan lalu lintas.

Penanganan pascabencana, menurutnya, akan terus ditingkatkan secara bertahap. Proses rehabilitasi, baik pada akses jalan maupun pemulihan tempat tinggal warga terdampak, menjadi fokus utama pemerintah dan tim gabungan di lapangan. Ia menyatakan bahwa perbaikan tidak hanya ditujukan untuk membuka akses, tetapi demi menjamin keselamatan jangka panjang seluruh masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonomi dan sosial pada jalur tersebut.

Komandan Kodim 0113/Gayo Lues menilai bahwa peninjauan langsung ini merupakan langkah penting untuk memastikan tidak hanya terbukanya akses, tetapi juga kelancaran mobilitas warga dalam mendukung percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana. Ia menegaskan pentingnya hadir di lokasi terdampak agar mendapat gambaran jelas tentang kondisi riil di lapangan dan hambatan yang masih dihadapi tim pengerjaan.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri TP 855/RD menghimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di jalan tersebut jika tidak dalam kondisi mendesak. Menurutnya, dengan mengurangi beban kendaraan yang melintasi, tim di lapangan dapat bekerja lebih maksimal menyelesaikan sejumlah titik kritis yang masih rawan. Ia menyebutkan bahwa sikap penuh pengertian dari masyarakat menjadi kunci penanganan bencana yang efektif.

Dalam pengecekan tersebut turut hadir Wakil Kepala Kepolisian Resor Gayo Lues, perwakilan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta sejumlah aparat pemerintahan daerah. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menangani tantangan pemulihan pascabencana di daerah yang dikenal memiliki medan geografis cukup ekstrem.

Meskipun akses telah dibuka dan menjadi kabar gembira bagi masyarakat di kedua kabupaten, para pihak terus mengingatkan bahwa proses pemulihan belum selesai. Diperlukan kolaborasi semua elemen, disiplin masyarakat, serta komitmen berkelanjutan dari pihak berwenang agar wilayah yang terdampak benar-benar pulih dan lebih tahan terhadap bencana ke depan. (ABDIANSYAH)

Berita Terkait

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB