HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kerusuhan Massa di Kawasan PT Bumi Flora Aceh Timur Diduga Dipicu Persoalan HGU yang Berlarut

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 18:34 WIB

50240 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Situasi keamanan di wilayah PT Bumi Flora, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, memanas pada Senin, 28 September 2026, setelah ratusan massa melakukan aksi protes yang berujung pada dugaan pembakaran sejumlah bangunan kantor dan alat berat milik perusahaan. Peristiwa itu diduga erat kaitannya dengan persoalan Hak Guna Usaha (HGU) yang hingga kini belum tuntas, di tengah konflik agraria berkepanjangan antara perusahaan dan kelompok tani setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, ketegangan mulai meningkat sejak beberapa waktu terakhir akibat proses penyelesaian konflik melalui berbagai forum resmi dianggap belum mampu memberikan solusi yang diharapkan. Ketidakpuasan massa memuncak setelah hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI yang digelar di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026, dinilai belum mengakomodasi tuntutan kelompok tani Aceh Timur.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Serikat Petani Aceh Timur telah menyuarakan berlarut-larutnya persoalan agraria dengan PT Bumi Flora yang belum juga berujung pada sebuah kesepakatan atau keputusan yang dianggap adil. Salah satu sumber yang mengetahui proses tersebut menyebutkan, tindakan massa tidak lepas dari kekecewaan terhadap respon yang diberikan dalam forum-forum resmi dan pembahasan di tingkat pusat maupun daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum aksi terjadi, aparat keamanan di wilayah Aceh Timur sudah beberapa kali mengimbau masyarakat, khususnya kelompok tani, agar tetap menjaga situasi kondusif serta menghindari tindakan yang dapat memicu anarkisme. Kendati demikian, aksi massa tetap berlangsung hingga berujung pada perusakan sejumlah fasilitas penting di lingkungan PT Bumi Flora.

Saat ini, kawasan PT Bumi Flora tengah menjadi perhatian ketat aparat keamanan. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mencari motif utama, mengidentifikasi para pelaku, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam aksi pembakaran dan perusakan tersebut. Upaya mediasi dan penanganan situasi terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak berwenang guna mencegah meluasnya konflik di kawasan itu. (*)

Berita Terkait

LAKI dan Forum Keuchik Idi Tunong Apresiasi Gerak Cepat Bupati Al-Farlaky Tangani Jalan Idi–Keude Geurobak
Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas
Rp7,25 Miliar Dipertanyakan: Saluran Proyek Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah Retak dan Tak Rapi
Polisi di Aceh Timur Luka Setelah Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Tower
Pohon Lapuk Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Kecam Sikap Acuh Plt Kadis BPBD Aceh Timur
Kebakaran Hebat Landa Lokasi Pengeboran Minyak Ilegal di Aceh Timur, Petugas Damkar Masih Berjibaku
Tokoh Pemerhati Sosial Aceh Timur, Minta SPPG Tetap Harus Dipertahankan Dengan Perbaikan Kualitas Kelayakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Asap Karhutla Racuni 13 Juta Warga, 277 Ribu Terserang ISPA dan 62 Ribu Korban Balita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:20 WIB

KPK Ancam Jemput Paksa Menteri ATR Nusron Wahid yang Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:39 WIB

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Bahlil Desak Kepolisian Segera Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Stok Pertalite Nasional Tersisa 16 Hari, Bahlil Klaim Aman di Tengah Antrean BBM di Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Dugaan Pembatasan Rujukan JKN Mengancam Keselamatan Pasien Kronis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Digelandang ke Gedung Merah Putih KPK, Barang Bukti Diangkut Pakai Tong Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:07 WIB

PDI-P Sebut Framing Karhutla sebagai Bencana Alam Keliru, Soroti Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Berita Terbaru