slot preparation.lsrs.lu

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) resmi mengambil alih penguasaan lahan ilegal di kawasan hutan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Langkah tegas ini diambil setelah ditemukan adanya praktik penguasaan lahan oleh korporasi tanpa izin yang sah.

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi lapangan yang dilakukan sejak Oktober 2025, Satgas PKH menetapkan total luas area yang disalahgunakan mencapai 111,71 hektar. Dari luasan tersebut, sebanyak 105,37 hektar telah berhasil direbut kembali ke dalam penguasaan negara. Sementara itu, sisa lahan lainnya tercatat digunakan untuk akses jalan masyarakat seluas 5,60 hektar dan pembukaan lahan perkebunan warga seluas 0,75 hektar.

Juru bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, menegaskan bahwa tindakan penertiban ini merupakan upaya serius pemerintah untuk menegakkan kedaulatan hukum dan memastikan kawasan hutan negara terlindungi dari praktik-praktik ilegal. Pihak otoritas telah melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam, termasuk validasi dokumen otentik dan pemanggilan terhadap pihak korporasi yang diduga terlibat, yaitu PT Sing Lurus Pratama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas pelanggaran penggunaan kawasan hutan konservasi tersebut, pemerintah menetapkan potensi denda administratif yang cukup fantastis, yakni lebih dari Rp147 miliar. Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan untuk mendalami unsur-unsur pelanggaran lebih lanjut. Meski belum menetapkan tersangka, Satgas PKH membuka peluang untuk menempuh jalur pidana apabila dalam pengembangan penyelidikan ditemukan bukti yang memenuhi ketentuan perundang-undangan.

Kegiatan penertiban ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh pihak agar mematuhi aturan penggunaan lahan di dalam kawasan hutan konservasi. Negara kini telah mengambil alih sepenuhnya area yang terdampak penguasaan ilegal tersebut guna memulihkan fungsi ekologis Tahura Bukit Soeharto. Selasa, 1 September 2026. (*)

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB