Wakil Ketua DPR Ungkap Delapan WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia Lewat Modus Lowongan Kerja

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 18:15 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 1 September 2026 – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan temuan intelijen mengenai adanya delapan warga negara Indonesia (WNI) yang direkrut untuk menjadi tentara di Rusia. Praktik ini disinyalir melibatkan pihak ketiga yang menggunakan modus lowongan kerja fiktif sebagai sarana untuk menjaring para korban.

Dalam keterangannya, Dasco menjelaskan bahwa perekrutan tersebut dilakukan dengan kedok tawaran pekerjaan di bidang keamanan atau posisi administratif. Para calon korban yang tertarik dengan iming-iming gaji besar kemudian mendaftar ke pihak ketiga tersebut, namun setelah proses rekrutmen selesai, mereka justru dikirim untuk menjalani peran sebagai personel militer.

Menanggapi temuan serius tersebut, otoritas intelijen nasional bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri telah mengambil langkah antisipasi. Upaya koordinasi lintas lembaga sedang dilakukan secara intensif, termasuk pengiriman utusan ke negara-negara terkait untuk menelusuri jaringan perekrutan serta memastikan kondisi para WNI tersebut. Hingga saat ini, pemerintah terus melakukan pendalaman guna menindaklanjuti informasi intelijen tersebut demi memastikan perlindungan terhadap warga negara di luar negeri. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video
Ada Upaya Pecah Belah Pendukung Prabowo-Gibran Usai Demo Agustus Dua Ribu Dua Puluh Enam
Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi
Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan
Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas
Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh
Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi
Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:08 WIB

Tragedi Pejompongan: Jejak Kekerasan dan Dilema Penghapusan Video

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Ubedilah Badrun Tegaskan Demo 27 Agustus Cermin Kegelisahan dan Kemarahan Publik pada Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 02:25 WIB

Bakom Minta Publik Percayakan Proses Hukum dalam Kasus Kematian Penjual Cermin di Pejompongan

Rabu, 2 September 2026 - 02:17 WIB

Praktisi Hukum Tegaskan Penanganan Kamtibmas Adalah Kewenangan Polisi, Bukan Ormas

Rabu, 2 September 2026 - 02:07 WIB

Mutasi Polri, Kombes Carlie Syahputra Bustamam Jabat Kabid Propam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 19:20 WIB

Pengamat Hukum: Pelibatan Ormas Bubarkan Massa Aksi Langgar Konstitusi dan Ancam Demokrasi

Selasa, 1 September 2026 - 19:11 WIB

Negara Kembali Kuasai 111,71 Hektar Lahan Konservasi di Tahura Bukit Soeharto

Selasa, 1 September 2026 - 19:07 WIB

Petisi Pembubaran GRIB Jaya Muncul di Tengah Sorotan Aksi Kekerasan Pascademo DPR

Berita Terbaru