Banda Aceh – Universitas Serambi Mekkah (USM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peningkatan Tata Kelola Universitas untuk Mencapai IKU dan Mewujudkan Kampus Berdampak” di Aula Smart Room USM, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur struktural universitas, mulai dari jajaran pimpinan universitas, dekan, wakil dekan, kepala lembaga, kepala biro, ketua program studi, hingga tim penjaminan mutu sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi. Tema, tujuan, dan fokus FGD ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antarunit, mengevaluasi capaian IKU, serta menyusun langkah strategis menuju tata kelola yang lebih efektif dan berdampak.
FGD menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. sebagai narasumber utama yang memaparkan materi mengenai penguatan tata pamong perguruan tinggi berdasarkan lima pilar tata kelola yang menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi, yaitu kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. Sementara itu, Wakil Rektor II USM, Dr. Munawir, S.T., M.T., menyampaikan analisis mengenai capaian, tantangan, dan strategi peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Serambi Mekkah. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penguatan tata pamong, digitalisasi sistem monitoring, pengambilan keputusan berbasis data, serta kolaborasi seluruh unit kerja dalam mewujudkan kampus yang unggul dan berkelanjutan.

Kegiatan dipandu oleh Dr. Ners. Masyudi, M.Kes. sebagai moderator, sedangkan Dr. Muhamad Saleh, M.Pd. bertindak sebagai Ketua Panitia. Dalam laporannya, Dr. Muhamad Saleh menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari seluruh unsur pimpinan universitas hingga program studi. Ia menegaskan bahwa FGD ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman bersama mengenai pencapaian IKU sekaligus mendorong percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen yang berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja institusi.
Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurahman, S.H., Sp.N., mengatakan bahwa FGD ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola universitas agar mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
“Peningkatan tata kelola bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi merupakan komitmen seluruh sivitas akademika. Melalui forum ini, kita menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, dan menyusun langkah nyata agar setiap program yang dijalankan benar-benar berorientasi pada capaian Indikator Kinerja Utama serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Saya berharap hasil diskusi ini menjadi fondasi bagi USM untuk terus meningkatkan mutu dan mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berintegritas.”
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pembangunan Serambi Mekkah (YPSM), Ir. Teuku Iskandar Shah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FGD yang menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh sebagai narasumber.
“Yayasan mendukung penuh setiap upaya penguatan tata kelola yang dilakukan Universitas Serambi Mekkah. Tata kelola yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun perguruan tinggi yang sehat, akuntabel, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dari FGD ini dapat ditindaklanjuti secara konsisten sehingga mampu mempercepat pencapaian IKU dan menghadirkan kampus yang benar-benar berdampak bagi pembangunan daerah maupun bangsa.”

Melalui FGD ini, Universitas Serambi Mekkah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem tata kelola yang adaptif, transparan, dan berbasis kinerja. Hasil diskusi akan menjadi rekomendasi strategis bagi penyempurnaan kebijakan universitas, peningkatan kualitas layanan akademik, serta percepatan pencapaian Indikator Kinerja Utama menuju terwujudnya Universitas Serambi Mekkah sebagai kampus yang unggul, inovatif, berintegritas, berdampak, dan berkelanjutan.(*)




































