Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:15 WIB

50315 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh  — Ratusan warga memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026) untuk melaksanakan salat jenazah bagi mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, atau yang akrab disapa Abu Doto. Salat jenazah digelar selepas salat Asar dan diimami oleh Ustaz Muzakir, disaksikan jamaah yang datang dari berbagai kalangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Pantauan di lokasi menunjukkan barisan jamaah meluber hingga ke serambi masjid. Di antara para pelayat tampak Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan politikus senior PAN Hatta Rajasa. Sejumlah tokoh agama, politisi lokal dan nasional, akademisi, serta masyarakat umum juga hadir. Mereka berdiri dalam satu saf, mengiringi prosesi ibadah yang khidmat bagi sosok yang pernah memimpin Aceh tersebut.

Zaini Abdullah wafat pada Sabtu siang sekitar pukul 12.26 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah almarhum terlebih dahulu dimandikan di rumah sakit sebelum kemudian dibawa ke rumah duka di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Dari rumah duka, jenazah kemudian diberangkatkan ke Masjid Raya Baiturrahman untuk disalatkan oleh jamaah dalam jumlah besar yang telah menunggu sejak sebelum waktu Asar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai salat Asar berjamaah, imam masjid memimpin salat jenazah. Prosesi berlangsung tenang dan tertib, dengan suasana duka yang kental terasa di antara para jamaah. Setelah salat jenazah selesai, sejumlah tokoh terlihat bergantian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat dekat almarhum. Di pelataran masjid, warga yang tidak sempat masuk ke dalam ruangan utama tetap berdiri dan menunggu hingga iring-iringan jenazah kembali diberangkatkan.

Kehadiran Zulkifli Hasan di antara para pelayat menarik perhatian jamaah. Di sela prosesi, ia menyampaikan bahwa dirinya memiliki hubungan komunikasi yang cukup intens dengan almarhum saat Zaini Abdullah masih menjabat sebagai Gubernur Aceh. “Beliau sering berdiskusi dengan saya waktu menjabat dulu. Saya sampaikan, apa yang menjadi kewenangan saya, akan saya dukung,” ujar Zulkifli Hasan, mengenang interaksinya dengan almarhum dalam berbagai pembahasan mengenai pembangunan Aceh.

Zulkifli menuturkan, dalam berbagai perbincangan tersebut, salah satu hal yang kerap ia tekankan adalah pentingnya menjaga kerukunan dan memajukan Aceh agar tidak tertinggal dari daerah lain di Sumatra. “Yang penting Aceh rukun. Jangan sampai tertinggal dari Sumatra Utara. Saya katakan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada saudara Abu Doto,” ucapnya. Menurut dia, harapan besar itu bukan hanya terkait jabatan, tetapi juga menyangkut kemampuan almarhum menjembatani kepentingan pusat dan daerah demi percepatan pembangunan.

Di hadapan para jurnalis yang mewawancarainya singkat di halaman masjid, Zulkifli Hasan juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Zaini Abdullah. Ia menyebut almarhum sebagai sosok yang terbuka untuk berdialog dan mau mendengar masukan, khususnya terkait upaya mempercepat kemajuan Aceh. “Insyaallah setelah ini saya akan takziah,” katanya, menjelaskan bahwa dirinya akan melayat ke rumah duka usai menghadiri agenda pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah PAN Aceh yang telah terjadwal sebelumnya.

Kepergian Zaini Abdullah meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat Aceh yang hadir di Masjid Raya Baiturrahman. Di antara jamaah, tidak sedikit yang menyebut kehadiran mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada figur yang pernah berada di garda depan pemerintahan Aceh. Bagi sebagian warga, salat jenazah berjamaah di masjid kebanggaan Aceh itu menjadi wujud penghargaan atas pengabdian almarhum selama menjabat sebagai gubernur.

Sejumlah tokoh agama yang ditemui seusai prosesi menilai, ramainya warga yang hadir menunjukkan bahwa sosok almarhum memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Mereka berharap, duka atas kepergian Zaini Abdullah dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk mempererat persaudaraan dan meneruskan cita-cita pembangunan Aceh yang lebih baik. Dalam suasana duka, ajakan untuk menjaga kekompakan dan menghindari perpecahan kembali mengemuka, sejalan dengan pesan-pesan yang kerap disuarakan almarhum semasa hidupnya.

Setelah disalatkan di Masjid Raya Baiturrahman, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Pidie untuk dimakamkan. Iring-iringan mobil jenazah dan pengantar berangkat dari kompleks masjid pada sore hari, disertai doa yang dipanjatkan oleh keluarga, kerabat, dan warga yang mengantar hingga ke halaman masjid. Pemakaman di Pidie dipilih sesuai kesepakatan keluarga dan tradisi setempat, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian prosesi perpisahan seorang tokoh yang pernah memegang amanah sebagai Gubernur Aceh.

Berita Terkait

Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Penyaluran Dana Desa Tahap II Tuntas 100 Persen, Nagan Raya Kembali Ukir Prestasi di Aceh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:09 WIB

RAPI Nagan Raya: Bank Aceh Cabang Jeuram Terus Hadir Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:08 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya Dukung Kebijakan BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Bank Aceh Syariah Perkuat Komitmen untuk Nagan Raya melalui Dividen dan Dana Zakat Rp2 Miliar Lebih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:01 WIB

RAPI Nagan Raya Ucapkan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan Muswil RAPI Kota Banda Aceh

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:29 WIB

Bupati TRK Buka MPLS Sekolah Rakyat, 330 Siswa Siap Tempuh Pendidikan Gartis Berasrama

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:46 WIB

RAPI Nagan Raya Ucapkan Selamat kepada Dr. Safrianto Zuriat Putra atas Promosi sebagai Koordinator pada JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI

Berita Terbaru