Pembelajaran di Aceh Mulai Pulih Pascabencana, Sekolah Beroperasi dengan Sarana Seadanya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 04:35 WIB

50259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Kegiatan belajar mengajar di Provinsi Aceh mulai kembali berjalan secara bertahap setelah sempat terhenti akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Desember 2025. Salah satu tanda awal pemulihan terlihat di SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kembali melaksanakan aktivitas sekolah pada pembukaan semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, Senin (5/1/2026).

Meski demikian, proses pembelajaran belum berlangsung dalam kondisi yang ideal. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan bahwa sejumlah infrastruktur pendidikan masih terdampak. Fasilitas seperti meja, kursi, serta ruang kelas banyak yang rusak dan belum sepenuhnya dibersihkan dari sisa material banjir. Akibat keterbatasan sarana, kegiatan belajar sementara dilakukan secara darurat, termasuk penggunaan terpal sebagai alas belajar bagi siswa.

Pemulihan juga belum menyentuh seluruh peserta didik. Sebagian anak masih berada di lokasi pengungsian, terutama yang berasal dari wilayah terdampak parah, sehingga belum dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara penuh. Di tengah keterbatasan itu, sekolah tetap berupaya menciptakan suasana belajar yang aman dan inklusif, salah satunya dengan memulai hari pertama sekolah melalui sesi berbagi cerita. Dalam sesi ini, para siswa menceritakan pengalaman mereka selama menghadapi bencana, sebagai bagian dari pendekatan pemulihan psikososial yang mendorong pemulihan emosi anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebersamaan juga tercermin saat waktu istirahat. Para guru berinisiatif memastikan seluruh siswa dapat menikmati waktu makan, termasuk dengan berbagi bekal kepada anak-anak yang belum dapat membawa makanan sendiri. Suasana solidaritas dan empati menjadi bagian penting dari pembelajaran pascabencana yang tak sekadar fokus pada materi akademik, tetapi juga mendampingi pemulihan mental anak-anak.

SD Negeri 1 Karang Baru menjadi gambaran kecil dari proses pemulihan sektor pendidikan yang tengah berlangsung di Aceh. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 2.756 satuan pendidikan terdampak langsung oleh banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 2.226 sekolah telah kembali beroperasi, meskipun banyak di antaranya masih bergantung pada tenda darurat dan sarana belajar alternatif.

Pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah terus melakukan percepatan pemulihan melalui sejumlah langkah konkret. Proses pembersihan puing dan lumpur, perbaikan bangunan sekolah, serta penyediaan perlengkapan belajar menjadi kegiatan utama dalam tahap pemulihan awal. Hingga awal Januari 2026, berbagai bentuk bantuan telah disalurkan ke Provinsi Aceh, antara lain 15.500 paket school kit, 78 unit tenda darurat, 100 ruang kelas darurat, dana operasional pendidikan darurat sebesar Rp11,3 miliar, serta dana dukungan psikososial senilai Rp300 juta. Selain itu, 90.000 buku pelajaran juga didistribusikan ke sekolah-sekolah terdampak.

Pemerintah juga menyalurkan tunjangan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana. Tunjangan tersebut mencakup pendidikan anak usia dini dengan nilai Rp758 juta untuk 379 penerima, pendidikan dasar senilai Rp8,2 miliar untuk 4.098 penerima, serta pendidikan menengah sebesar Rp6,7 miliar untuk 3.381 penerima manfaat.

Dalam sektor pembelajaran, pendekatan pendidikan darurat dilakukan dalam tiga fase. Pada fase tanggap darurat (0–3 bulan), kurikulum difokuskan pada materi pembelajaran minimum seperti literasi, numerasi, keselamatan, dan edukasi kebencanaan. Fase kedua, pemulihan dini (3–12 bulan), menggunakan kurikulum adaptif berbasis krisis yang mengintegrasikan mitigasi bencana dan pemulihan pembelajaran secara fleksibel. Sedangkan pada fase pemulihan lanjutan (1–3 tahun), fokus diarahkan pada pembangunan sistem pembelajaran yang tangguh, berbasis ketahanan, serta penyempurnaan pemantauan pendidikan darurat.

Komitmen untuk mempercepat pemulihan sektor pendidikan terus digaungkan oleh BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait. Sinergi antara berbagai pihak diharapkan dapat mengembalikan fungsi pendidikan sebagai ruang aman, bermakna, dan berkualitas bagi seluruh siswa terdampak bencana. Meskipun tantangan masih besar, semangat belajar anak-anak Aceh yang kembali ke sekolah menjadi titik awal bagi lahirnya harapan baru di tengah pemulihan. (*)

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Aceh Tengah, Puluhan Rumah dan Ruko Hangus

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gema Bangsa Aceh Gaspol Jelang Verifikasi 2027, 21 DPD Sudah Terbentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:26 WIB

IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao: Jejak Pengabdian Bapak Jokowi di NTT Menjadikannya Tetap Istimewa di Hati Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:52 WIB

Delegasi UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga Hadiri IGPR Summit 2026 di Mataram

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:40 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.