Apresiasi Ormawa dan Mahasiswa UBGG atas Aksi Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh–Sumatra

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:53 WIB

50308 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Di tengah duka banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan mahasiswa Universitas UBGG kembali membuktikan bahwa nurani kemanusiaan masih hidup dan bergerak. Melalui aksi penggalangan dan penyaluran bantuan, mahasiswa hadir langsung membantu masyarakat terdampak, saat harapan banyak warga justru lebih dahulu datang dari solidaritas sesama rakyat.

Bantuan yang dihimpun berupa kebutuhan pokok, logistik darurat, serta donasi dari mahasiswa, ormawa, dan masyarakat luas. Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga cerminan tanggung jawab moral mahasiswa sebagai bagian dari kekuatan sosial yang peka terhadap penderitaan rakyat. Di tengah keterbatasan dan minimnya fasilitas, mahasiswa tetap turun ke lapangan, menembus medan sulit demi memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Koordinator Lapangan, *Salim Syuhada JA*, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat. *“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa UBGG, ormawa, dan masyarakat yang dengan tulus menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi. Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar bantuan, tetapi wujud nyata solidaritas dan kemanusiaan yang tidak boleh padam,”* ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun di balik apresiasi tersebut, Salim juga melontarkan kritik keras kepada pemerintah pusat. Ia menilai kehadiran negara dalam penanganan bencana masih belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat terdampak. *“Ketika mahasiswa dan masyarakat sipil harus bergerak lebih dulu, ini menjadi pertanyaan besar tentang di mana negara berdiri. Pemerintah pusat seharusnya tidak datang terlambat. Penanganan bencana harus cepat, serius, dan menyentuh akar persoalan, bukan sekadar seremonial dan janji,”* tegasnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi pengingat bahwa bencana bukan hanya ujian alam, tetapi juga ujian kepemimpinan dan keberpihakan. Mahasiswa UBGG dan Ormawa menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, sekaligus mengawal tanggung jawab negara agar tidak abai terhadap keselamatan dan masa depan masyarakat Aceh dan Sumatra.

Berita Terkait

Aceh Jadi Hub Energi Nasional, Impor LPG Tembus USD 528 Juta dan Dorong Urgensi Hilirisasi untuk Perkuat Neraca Perdagangan Daerah
Perjuangkan Aspirasi di Senayan, Jamaluddin Idham Salurkan Puluhan Traktor dan Combine Harvester ke Aceh
Om Sur Apresiasi Antusiasme Masyarakat, Generasi Z, dan Panitia yang Dinilai Humanis serta Menjunjung Nilai-Nilai Syariat Islam di Bhayangkara Fest 2026
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Perkuat Ekonomi Hijau, Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Bibit Produktif di Nagan Raya dan Aceh Barat
6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan
Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo
Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:48 WIB

Bangkai Keadilan di Tanah Sendiri: PT LNK Masih Dibiarkan, Aparat Tak Netral, Mafia Tanah Harus Disapu Tuntas

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:26 WIB

Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Kekasih Ditangkap Polisi di Bandung Raya

Senin, 22 Juni 2026 - 00:48 WIB

DPRD Langkat Tantang PT LNK Tunjukkan HGU, Keluarga Sembiring Klaim Miliki Bukti Sah Penguasaan Lahan Sejak Lama

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru