SEMMI Aceh Selatan Tuntut Bupati Copot Plt Kadis Pendidikan Dayah, Tuding Fitnah Ustadz MUQ

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:23 WIB

50468 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 20 Oktober 2025 Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Aceh Selatan menyampaikan protes keras terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan, Salmi, SE. Aksi ini dipicu oleh dugaan pemecatan sepihak terhadap salah seorang ustadz di Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan, yang oleh pihak SEMMI dinilai sebagai bentuk arogansi dan penyalahgunaan wewenang. Ketua Umum SEMMI Aceh Selatan, Heriadi, dalam pernyataan resminya mendesak Bupati Aceh Selatan agar segera mencopot Salmi dari jabatannya karena dianggap tak layak memimpin institusi pendidikan dayah.

Menurut Heriadi, pemecatan terhadap Ustadz Andri, salah satu pengajar di MUQ Aceh Selatan, terjadi tanpa proses yang transparan dan adil. Peristiwa ini bermula dari insiden penyitaan telepon genggam milik seorang santri oleh Ustadz Andri. Santri tersebut diketahui merupakan anak kandung dari Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah. “Dari informasi yang kami terima, guru hanya menjalankan tugasnya dalam menegakkan disiplin di lingkungan dayah. Tapi karena HP milik anak pejabat disita, guru tersebut langsung diberhentikan,” ujar Heriadi.

Peristiwa ini kemudian berkembang saat Dinas Pendidikan Dayah mengeluarkan pernyataan bahwa pemberhentian dilakukan karena Ustadz Andri diduga melakukan pelanggaran berat, yakni mendorong santri hingga mengalami cedera dan mengucapkan kata-kata kasar. Namun pihak pesantren membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa insiden itu tidak disengaja dan telah diselesaikan secara internal sesuai dengan etika dan tata tertib lembaga. “Tidak ada unsur kesengajaan. Tapi tuduhan dibuat seolah-olah guru itu bertindak kasar. Ini sangat merugikan nama baik pesantren dan pribadi seorang pendidik,” lanjut Heriadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SEMMI menilai bahwa tindakan Salmi sebagai Plt Kadis tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang bijak. Justru, kata Heriadi, tindakan tersebut memperlihatkan bentuk intervensi pribadi dalam urusan kelembagaan. “Seorang kepala dinas seharusnya mendukung penegakan disiplin di pesantren, bukan justru melemahkan wewenang guru hanya karena kepentingan keluarganya. Ini bentuk pelecehan terhadap otoritas lembaga pendidikan,” tegasnya.

Heriadi juga mengungkapkan bahwa dalam Surat Keputusan pemecatan Ustadz Andri, nama komite sekolah disebut-sebut seolah telah menyetujui keputusan tersebut. Namun, pihak komite mengaku tidak pernah diajak rapat ataupun dilibatkan dalam proses pemberhentian. “Ini jelas pembohongan publik. Nama komite dicatut untuk melegitimasi keputusan yang sejatinya sepihak. Kami melihat ini sebagai tindakan manipulatif yang sangat berbahaya dilakukan oleh seorang pejabat publik,” terangnya.

Atas dasar itu, SEMMI Aceh Selatan melayangkan dua tuntutan serius kepada Bupati Aceh Selatan. Pertama, SEMMI mendesak agar Salmi SE segera dicopot dari jabatannya sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan karena dianggap telah menyalahgunakan jabatan, bersifat arogan, dan tidak mencerminkan netralitas seorang pejabat publik. Kedua, SEMMI juga mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh jajaran di Dinas Pendidikan Dayah untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

“Kita mendukung sepenuhnya visi dan misi Bupati Aceh Selatan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan profesional. Tapi tindakan Plt Kadis ini jelas bertolak belakang dengan semangat reformasi birokrasi. Kalau tindakan semacam ini dibiarkan, maka rusaklah masa depan pendidikan dayah,” kata Heriadi.

Ia juga menegaskan bahwa SEMMI Aceh Selatan akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan dan keadilan ditegakkan. Jika tuntutan mereka tidak diindahkan, SEMMI tak menutup kemungkinan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam skala besar sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap kebijakan yang dianggap sewenang-wenang.

Heriadi berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, khususnya Bupati, dapat segera menyikapi permasalahan ini dengan arif dan terbuka. Menurutnya, masalah ini bukan sekadar soal satu guru, tetapi menyangkut marwah pendidikan dayah secara keseluruhan. “Ini ujian bagi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga etika, moral, dan profesionalisme di lembaga pendidikan kita.” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil
Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Aceh Tengah, Puluhan Rumah dan Ruko Hangus

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gema Bangsa Aceh Gaspol Jelang Verifikasi 2027, 21 DPD Sudah Terbentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:26 WIB

IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao: Jejak Pengabdian Bapak Jokowi di NTT Menjadikannya Tetap Istimewa di Hati Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:52 WIB

Delegasi UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga Hadiri IGPR Summit 2026 di Mataram

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:40 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.