slot preparation.lsrs.lu

Sanggar Seni Bener Meriah Rayakan Hari Damai Aceh dengan Prosesi Adat dan Ragam Budaya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:12 WIB

502,078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENER MERIAH | Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Bener Meriah pada Minggu (10/8/2025) saat peringatan Hari Damai Aceh digelar. Acara ini diawali dengan prosesi adat mangan murum atau makan bersama, yang menjadi simbol penyatuan masyarakat tanpa memandang latar belakang, serta wujud komitmen untuk meninggalkan rasa kebencian dan dendam demi masa depan yang damai.

Rangkaian peringatan juga diwarnai penampilan berbagai sanggar seni binaan Dewan Kesenian Bener Meriah. Ketua Dewan Kesenian, Munawir Arloti, menyampaikan bahwa sejumlah sanggar turut memeriahkan acara, di antaranya Sanggar Buana Jaya dan Sanggar Gelingang Raya yang menampilkan Didong, Sanggar Dedingin Senya dengan Tari Saman, serta penampilan Seni Antara. Sanggar SMP Negeri 1 Weh Pesam menampilkan Tari Guel, Sanggar Kenari menghadirkan Tari Kreasi, dan Sanggar Puja Kesuma Wono Sobo menampilkan Tari Jawa. Keberagaman ini mencerminkan kemajemukan masyarakat Bener Meriah dan menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi jembatan persatuan.

Peringatan Hari Damai Aceh di Bener Meriah diinisiasi oleh Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh (KKR), Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Kehadiran para saksi sejarah konflik Aceh menambah makna tersendiri, menghadirkan refleksi tentang perjalanan panjang menuju perdamaian. Mereka duduk bersama masyarakat umum, menikmati sajian seni dan prosesi adat, menandai bahwa masa lalu yang kelam kini telah berganti dengan harmoni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bener Meriah, Ir. Tagore Abu Bakar, dalam sambutannya menegaskan bahwa perdamaian yang telah terwujud bukanlah hasil yang datang begitu saja, melainkan buah dari perjuangan, pengorbanan, dan kesepakatan bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat dan menjaga perdamaian tersebut, karena kestabilan dan keharmonisan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah.

Acara ini juga dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Aceh, KKR Aceh, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat pesan bahwa perdamaian merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh lapisan. Dari lantunan Didong hingga gerak anggun Tari Saman dan Tari Guel, seluruh pertunjukan seni menghadirkan kekayaan budaya sekaligus menguatkan semangat persaudaraan.

Peringatan Hari Damai Aceh di GOR Bener Meriah tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga harmoni. Melalui seni, adat, dan kebersamaan, masyarakat diingatkan bahwa masa depan yang damai hanya bisa terwujud dengan persatuan dan saling pengertian di antara semua pihak.(*)

Berita Terkait

Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar Dukung Penuh Pemekaran Provinsi ALA, Sebut Amanat Pasal 18B UUD 1945
Cekcok Suami Istri Berujung Vila Terbakar di Bener Meriah, Kerugian Rp 500 Juta dan Seorang Perempuan Jadi Tersangka
Bener Meriah Gelar Dialog Budaya Gayo Dalam Rangka Peringatan Hari Budaya Tahun 2026
Proyek Pembangunan Jembatan Layang Enang – Enang Segera Dimulai. Pagu Anggaran Rp 800 Miliar
PWI Nagan Raya Minta Bupati Tegaskan OPD Terbuka Berkomunikasi dengan Media
WRI Indonesia Dorong Akses Pembiayaan Bagi 19 Kelompok Usaha Perhutanan
Tahu Wajib Zakat, Mengapa Masih Enggan Membayar ?
Keracunan Massal MBG di Bener Meriah, Liputan Wartawan Dihambat Oknum TNI

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru