slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Meulaboh dan Satpol PP Subulussalam Amankan 30.498 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 21:40 WIB

50193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM | Upaya pemberantasan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai resmi, kembali menunjukkan hasil signifikan. Kantor Bea Cukai Meulaboh bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Subulussalam menggelar operasi gabungan pada Kamis, 3 Juli 2025, yang berhasil mengamankan sebanyak 30.498 batang rokok ilegal dari berbagai merek.

Operasi tersebut dilaksanakan secara serentak di enam titik yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Simpang Kiri dan Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Rokok yang disita ditemukan dalam kondisi tanpa pita cukai, atau menggunakan pita cukai palsu, yang secara hukum dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang cukai.

Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh, Ahmad Yudi Fevrianto, menyatakan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi kuat antarinstansi, termasuk dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat yang memberikan informasi awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antarinstansi. Penindakan yang kami lakukan merupakan buah dari koordinasi intensif dan pertukaran informasi di lapangan, sehingga kami dapat merespons secara cepat dan tepat terhadap indikasi pelanggaran di bidang cukai,” ujar Yudi.

Seluruh proses penindakan berlangsung tertib, aman, dan kondusif, tanpa adanya perlawanan dari pihak-pihak yang diperiksa. Selain menyita barang bukti, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada para pelaku usaha dan masyarakat agar tidak terlibat dalam distribusi maupun penjualan rokok ilegal, yang dapat merugikan negara dan membahayakan konsumen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional “Gempur Rokok Ilegal”, yang menjadi gerakan bersama untuk menekan peredaran produk hasil tembakau yang tidak memenuhi ketentuan hukum. Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga membuka celah masuknya produk dengan kandungan berbahaya yang tak terkontrol.

Bea Cukai Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas pengawasan dan penindakan terhadap BKC ilegal di wilayah kerjanya. Masyarakat pun diajak untuk ikut serta melaporkan setiap indikasi pelanggaran, sebagai bentuk kontribusi dalam melindungi kepentingan bersama. (*)

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru