slot preparation.lsrs.lu

Subulussalam Terbelit Defisit Anggaran Rp161 Miliar: Harapan Baru pada Kepemimpinan HRB-Nasir Kombih

ADMIN

- Redaksi

Jumat, 27 Desember 2024 - 21:54 WIB

502,779 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam 2024 mencapai Rp161 miliar, memicu keresahan masyarakat. Kondisi ini dinilai sebagai bukti lemahnya langkah strategis Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari, serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Bappeda dalam mengatasi masalah keuangan daerah.

Masyarakat yang kecewa menilai tidak ada upaya serius dari pemerintah saat ini untuk menyelesaikan tumpukan utang yang ada. Bahkan, muncul dugaan bahwa hutang daerah justru semakin bertambah. “Honor perangkat desa sudah tujuh bulan belum dibayar, gaji tenaga kesehatan termasuk dokter spesialis juga tertunggak. Kota ini mau dibawa ke mana?” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga, kehadiran Azhari sebagai Pj Wali Kota tidak membawa solusi yang berarti. “Alih-alih menyelesaikan masalah, justru muncul persoalan baru. BPKD dan Bappeda seakan tidak berfungsi untuk menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menyoroti bagaimana defisit ini akan menjadi beban berat bagi Wali Kota terpilih Haji Rasyid Bancin (HRB) dan wakilnya Nasir Kombih. Dengan visi dan misi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, utang besar yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya menjadi tantangan utama yang harus dihadapi.

Namun, optimisme tetap ada. HRB dan Nasir Kombih berkomitmen mencari solusi jangka panjang untuk menyelesaikan hutang ini. “Kami akan merapikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengoptimalkan bantuan dari APBA Provinsi dan APBN, serta memanfaatkan jaringan yang ada, termasuk kedekatan HRB dengan tim Presiden Prabowo,” kata salah seorang pendukung pasangan tersebut.

Langkah-langkah strategis seperti mengelola PAD secara efisien, menjemput anggaran dari pusat, dan memperbaiki tata kelola keuangan daerah dianggap sebagai kunci untuk menyelesaikan masalah ini. “Jika dilakukan dengan serius, defisit ini bukan hanya akan teratasi, tapi juga membuka jalan untuk pembangunan yang lebih baik di masa depan,” ujar pengamat ekonomi lokal.

Kondisi ini menjadi ujian besar bagi pemerintahan baru. Masyarakat berharap HRB-Nasir Kombih mampu membuktikan kapasitas mereka sebagai pemimpin yang membawa perubahan nyata. “Kami yakin, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Subulussalam bisa keluar dari krisis ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Dengan tekad dan visi yang kuat, Haji Rasyid Bancin alias HRB optimis defisit ini dapat diselesaikan. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk amal jariah untuk masa depan Kota Subulussalam. Masyarakat kini menanti gebrakan nyata dari pasangan pemimpin baru ini.

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru