Harga Bitcoin Sekarang Turun sampai ke Bawah $59,000, Bagaimana Prospek Selanjutnya?

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 20:39 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin kembali mengalami penurunan tajam, kali ini jatuh di bawah $59,000 setelah periode volatilitas tinggi. Pasar kripto, yang terkenal dengan fluktuasinya, kembali memunculkan spekulasi dan kekhawatiran mengenai arah pergerakan harga Bitcoin dan altcoin lainnya. Apa sebenarnya yang menyebabkan penurunan ini, dan bagaimana prospek Bitcoin ke depan?

Harga Bitcoin Sekarang dan Pergerakan Terbarunya

Harga Bitcoin sekarang mencerminkan ketidakpastian yang mendominasi pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, seluruh pasar mengalami penurunan lebih dari 3%, dengan Bitcoin terdepresiasi sebesar 3,8%. Ini merupakan bagian dari tren penurunan yang lebih luas, di mana dalam dua minggu terakhir, Bitcoin telah kehilangan hampir 14% dari nilainya.

Penurunan drastis ini terutama dipicu oleh likuidasi besar-besaran yang terjadi di pasar. Dalam satu hari, terjadi likuidasi senilai $132 juta, dengan kerugian terbesar berasal dari posisi beli Bitcoin yang mencapai $25,95 juta. Ethereum dan Solana juga tidak luput dari tekanan jual yang tinggi, menunjukkan betapa besarnya tekanan di seluruh pasar kripto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Bitcoin

Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan harga Bitcoin antara lain:

Aksi Ambil Untung: Setelah mengalami reli yang signifikan, banyak investor memutuskan untuk mengunci keuntungan, yang akhirnya meningkatkan tekanan jual di pasar.

Kekhawatiran Makroekonomi: Ketidakpastian global, termasuk kebijakan moneter yang ketat dan regulasi baru, memberikan dampak negatif terhadap sentimen pasar kripto.

Manipulasi Pasar: Spekulasi mengenai manipulasi pasar oleh pemain besar juga mengemuka, di mana mereka diduga mencoba mengendalikan pergerakan harga untuk keuntungan pribadi.

Prediksi Harga Bitcoin Selanjutnya

Saat ini, Bitcoin menghadapi resistensi kuat di sekitar level $59,900. Jika tidak mampu menembus level ini, tren penurunan kemungkinan akan berlanjut. Analisis teknikal menunjukkan bahwa level dukungan utama yang harus diperhatikan adalah $57,700, dengan potensi penurunan lebih lanjut ke level $54,641 dan $51,348 jika tekanan jual berlanjut.

Namun, meskipun harga Bitcoin sedang berada di bawah tekanan, ada optimisme di kalangan investor institusional. Marathon Digital, misalnya, telah mengumumkan rencana untuk menginvestasikan $250 juta dalam Bitcoin. Langkah ini mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap Bitcoin dan dapat menjadi katalis untuk pemulihan harga dalam jangka panjang.

Kesimpulan: Apakah Tren Penurunan Akan Berlanjut?

Harga Bitcoin sekarang berada dalam fase penurunan yang signifikan, namun ketahanan jangka panjangnya masih terlihat kuat. Dengan tekanan dari berbagai faktor eksternal, volatilitas di pasar kripto kemungkinan akan terus berlanjut dalam waktu dekat. Investor perlu tetap waspada dan memantau level-level kunci untuk mengambil keputusan yang tepat.

Meskipun ada risiko penurunan lebih lanjut, kepercayaan institusional yang terus tumbuh terhadap Bitcoin, seperti yang ditunjukkan oleh investasi Marathon Digital, memberikan harapan bahwa pemulihan masih sangat mungkin terjadi. Bitcoin mungkin sedang tertekan, tetapi potensi kenaikan di masa depan tetap ada, terutama jika level resistensi kunci dapat ditembus.

Bagikan artikel ini untuk membantu teman dan kolega Anda tetap terinformasi tentang perkembangan terbaru di dunia cryptocurrency!

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.

Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Laptop Layar OLED Terbaik: Zenbook & Vivobook dengan Visual Jernih dan Warna Akurat
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 4 – 10 Maret 2026
Tren Digital Marketing 2026 yang Wajib Dipahami Pebisnis Indonesia
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 18 – 24 Februari 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Korban Dirawat di Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Perempuan di Aceh Utara Didakwa Jadi Perantara Pembelian Sabu, Persidangan Digelar di PN Lhoksukon

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Imbauan, Cegah Penambangan Tanpa Izin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Temu Ramah dengan Insan Pers, Kapolres Gayo Lues: Saya Merasa Seperti Pulang ke Kampung Sendiri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Dokter Tifa Sesalkan Sikap Kejaksaan yang Abaikan Putusan Pengadilan dalam Sidang Praperadilan

Berita Terbaru