17 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Aceh Besar, BPBD Lakukan Penanganan Cepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 02:38 WIB

50580 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR — Bencana angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Besar sejak Sabtu malam (19/7/2025) hingga Minggu siang (20/7) menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 17 unit bangunan yang tersebar di enam kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat, peristiwa yang berlangsung dalam waktu relatif singkat ini berdampak cukup signifikan secara materil.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyebutkan bahwa angin kencang yang terjadi merupakan bagian dari fenomena hidrometeorologi yang berpotensi terjadi dalam periode cuaca ekstrem seperti saat ini.

“Dari hasil pantauan dan pendataan cepat tim Pusdalops-PB BPBD hingga Minggu siang, kami mencatat sebanyak 17 bangunan terdampak. Ini terdiri atas 13 rumah warga, satu unit pesantren, satu toko, dan dua kafe,” ujar Ridwan saat memimpin rapat siaga darurat di Pos Induk Damkar Sibreh, Minggu (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Darul Imarah, Mesjid Raya, Lhoong, Peukan Bada, Sukamakmur, dan Lhoknga. Beberapa gampong yang dilaporkan terdampak antara lain Gampong Garot, Pasheu Beutong, Jantang, Ruyung, Keuneu, Lamlhom, dan Mon Ikeun.

Menurut Ridwan, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas diterpa angin, disertai dengan tumbangnya sejumlah pohon yang menimpa bangunan dan menutup akses jalan.

“Walaupun secara material cukup merugikan, kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah percepatan evakuasi, perbaikan akses, dan distribusi bantuan bagi warga terdampak,” katanya.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, BPBD Aceh Besar langsung menyiagakan seluruh personel dari 10 pos pemadam kebakaran (Damkar) di seluruh kabupaten. Penanganan juga melibatkan unsur TNI/Polri, Dinas Sosial, aparatur gampong, serta relawan kebencanaan setempat.

“Tim gabungan langsung diterjunkan ke lapangan sejak malam kejadian, baik untuk pembersihan pohon tumbang, evakuasi warga, maupun identifikasi titik-titik kerusakan. Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam mempercepat penanganan,” ujar Ridwan yang akrab disapa RJ.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Pos Induk Damkar Sibreh, dibahas sejumlah agenda penting, antara lain pendistribusian logistik darurat, penyediaan kebutuhan dasar untuk warga terdampak, pembersihan puing-puing, dan pemulihan infrastruktur.

BPBD Aceh Besar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan, mengingat peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih berlaku, terutama bagi wilayah pesisir dan pegunungan.

“Kami minta masyarakat agar sigap dan segera melapor apabila menemukan potensi bahaya seperti pohon lapuk, kabel listrik terbuka, atau kerusakan bangunan yang bisa mengancam keselamatan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari layanan tanggap darurat, BPBD Aceh Besar menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui nomor 0811 6313 113. Informasi terbaru juga disampaikan melalui akun resmi media sosial seperti Instagram @bpbd_abes dan @damkar_abes serta laman Facebook “Media Informasi Kebencanaan Aceh Besar”.

BPBD menyatakan bahwa proses penanganan akan terus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, dengan mengedepankan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan warga terdampak dapat segera kembali beraktivitas.

“Penanganan ini bukan hanya soal membangun kembali bangunan yang rusak, tapi juga soal membangun kembali ketangguhan masyarakat. Kami pastikan seluruh proses berjalan cepat, terarah, dan melibatkan semua elemen,” tutup Ridwan Jamil. (*)

Berita Terkait

Momentum Awal Mei; BKM Aceh Besar Relist 75 Nama Khatib Jumat
Inilah 70 Nama Khatib Jumat se Aceh Besar
Kapolda Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Yang Dipimpin Kapolri
Disiplin Shalat Kunci Mengatur Waktu dan Kehidupan
Antisipasi Curanmor Selama Ramadhan, Satlantas Polres Aceh Besar Tingkatkan Patroli di Area Masjid
Ketika Regulasi Tak Lagi Relevan: Aceh Besar Butuh Keberanian DPRK
KPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh Sukses Gelar Festival Ramadhan Meriah di Desa Blangkrueng
Hangatnya Kebersamaan di Bulan Suci, KPM UIN Ar-Raniry Gelar Buka Puasa Bersama di Desa Blangkrueng

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:37 WIB

Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi

Senin, 20 April 2026 - 01:59 WIB

Kepala BPMP Aceh Kunjungi Disdikbud Aceh Selatan, Siap Bersinergi Terapkan Program Prioritas Pendidikan Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 03:30 WIB

Plt Kadisdikbud : Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

Penempatan Guru PPPK Paruh Waktu di Aceh Selatan Gunakan Sistem RTG

Senin, 6 April 2026 - 18:39 WIB

Publik Geram Sri Wahyuni Didesak Transparan: Hilangnya Dokumen BOS Dinilai Janggal dan Sarat Manipulasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:52 WIB

Baital Mukadis Jaga Stabilitas Pemerintahan Aceh Selatan Tanpa Manuver Politik Saat Menjadi Plt Bupati

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:16 WIB

SPPI Aceh Selatan Berbagi Ratusan Paket Takjil Gratis kepada Pengendara

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:23 WIB

Mahasiswa Tetap Kawal Dugaan Penggelapan Dana PIP di SMA Negeri 1 Trumon

Berita Terbaru