17 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Aceh Besar, BPBD Lakukan Penanganan Cepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 02:38 WIB

50561 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BESAR — Bencana angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Besar sejak Sabtu malam (19/7/2025) hingga Minggu siang (20/7) menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 17 unit bangunan yang tersebar di enam kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mencatat, peristiwa yang berlangsung dalam waktu relatif singkat ini berdampak cukup signifikan secara materil.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyebutkan bahwa angin kencang yang terjadi merupakan bagian dari fenomena hidrometeorologi yang berpotensi terjadi dalam periode cuaca ekstrem seperti saat ini.

“Dari hasil pantauan dan pendataan cepat tim Pusdalops-PB BPBD hingga Minggu siang, kami mencatat sebanyak 17 bangunan terdampak. Ini terdiri atas 13 rumah warga, satu unit pesantren, satu toko, dan dua kafe,” ujar Ridwan saat memimpin rapat siaga darurat di Pos Induk Damkar Sibreh, Minggu (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Darul Imarah, Mesjid Raya, Lhoong, Peukan Bada, Sukamakmur, dan Lhoknga. Beberapa gampong yang dilaporkan terdampak antara lain Gampong Garot, Pasheu Beutong, Jantang, Ruyung, Keuneu, Lamlhom, dan Mon Ikeun.

Menurut Ridwan, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas diterpa angin, disertai dengan tumbangnya sejumlah pohon yang menimpa bangunan dan menutup akses jalan.

“Walaupun secara material cukup merugikan, kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah percepatan evakuasi, perbaikan akses, dan distribusi bantuan bagi warga terdampak,” katanya.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, BPBD Aceh Besar langsung menyiagakan seluruh personel dari 10 pos pemadam kebakaran (Damkar) di seluruh kabupaten. Penanganan juga melibatkan unsur TNI/Polri, Dinas Sosial, aparatur gampong, serta relawan kebencanaan setempat.

“Tim gabungan langsung diterjunkan ke lapangan sejak malam kejadian, baik untuk pembersihan pohon tumbang, evakuasi warga, maupun identifikasi titik-titik kerusakan. Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam mempercepat penanganan,” ujar Ridwan yang akrab disapa RJ.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Pos Induk Damkar Sibreh, dibahas sejumlah agenda penting, antara lain pendistribusian logistik darurat, penyediaan kebutuhan dasar untuk warga terdampak, pembersihan puing-puing, dan pemulihan infrastruktur.

BPBD Aceh Besar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan, mengingat peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih berlaku, terutama bagi wilayah pesisir dan pegunungan.

“Kami minta masyarakat agar sigap dan segera melapor apabila menemukan potensi bahaya seperti pohon lapuk, kabel listrik terbuka, atau kerusakan bangunan yang bisa mengancam keselamatan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari layanan tanggap darurat, BPBD Aceh Besar menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui nomor 0811 6313 113. Informasi terbaru juga disampaikan melalui akun resmi media sosial seperti Instagram @bpbd_abes dan @damkar_abes serta laman Facebook “Media Informasi Kebencanaan Aceh Besar”.

BPBD menyatakan bahwa proses penanganan akan terus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, dengan mengedepankan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan warga terdampak dapat segera kembali beraktivitas.

“Penanganan ini bukan hanya soal membangun kembali bangunan yang rusak, tapi juga soal membangun kembali ketangguhan masyarakat. Kami pastikan seluruh proses berjalan cepat, terarah, dan melibatkan semua elemen,” tutup Ridwan Jamil. (*)

Berita Terkait

Kecamatan Simpang Tiga melaksanakan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD) tahun 2027
36 Peserta Calon Pekerja Migran Ke jepang mengikuti Boot camp di SMK PPN Saree Selamat 13 hari
Kunjungan Gubernur Kaltim Pererat Solidaritas, Bawa Bantuan dan Program Pendidikan untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh
Berkas Lengkap, Prosedur Oke, Tapi Pelantikan Tetap Tak Jalan: Ada Apa dengan Garot?
Hadil, Siswi SMK-PP Negeri Saree, Sabet Juara 3 Brand Ambassador Rohis Nasional 2025
PGE Siap Mulai Eksplorasi Panas Bumi Seulawah Tahun Ini
SMK-PP Negeri Saree Gelar In House Training Pembelajaran Mendalam Dukung Program SMK Pusat Keunggulan 2025
Deklarasi Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Aceh Dan Dialog Kebangsaan Satu Tahun Kepemerintahan Prabowo-Gibran

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:49 WIB

Sinergi TNI–Polri Menguat, Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara TMMD ke-127 Di Beutong

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:05 WIB

Bupati Nagan Raya TRK Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:00 WIB

TRK Bupati Nagan Raya Lantik 13 JPT Pratama. Ini Nama Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:45 WIB

Dari 25 Anggota DPRK Hanya 3 Orang Sambut Ratusan Massa Penambang Gelar Aksi Digedung DPRK Nagan Raya

Senin, 9 Februari 2026 - 17:53 WIB

Di Balik Migas yang Bocor: Ketika Hukum Takluk pada Kekuasaan

Senin, 9 Februari 2026 - 17:52 WIB

Rekonstruksi Pemikiran Prabowo dan Merajut Kembali Imajinasi Kebangsaan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:07 WIB

Pemilihan TPG Keude Linteung Berjalan Lancar : Hanya Dua Unsur Yang Ikut Pemilihan

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:31 WIB

Semarak HUT Brimob ke-80, Turnamen Geulayang Tunang Piala Danyon C Pelopor Resmi Ditutup

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Bupati Nagan Raya TRK Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2026

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:05 WIB

NAGAN RAYA

TRK Bupati Nagan Raya Lantik 13 JPT Pratama. Ini Nama Namanya

Selasa, 10 Feb 2026 - 12:00 WIB