130 Mahasiswa FKIP Universitas Gunung Leuser Dilepas untuk Pengabdian PPL 2026, Siap Majukan Pendidikan Aceh Tenggara

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Sebanyak 130 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Gunung Leuser bersiap mengukir pengalaman baru dalam pengabdian lapangan melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun 2026. Setelah melewati serangkaian tahapan persiapan dan pembekalan intensif, momen pelepasan resmi para calon pendidik tersebut digelar secara khidmat di Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser pada Senin, menandai babak baru dalam perjalanan akademis mereka.

Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Rektor Universitas Gunung Leuser, Dr. H. Indra Utama, M.Pd., Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser, Ir. M. Sragafa, M.Pd., M.Si., bersama jajaran rektorat, pimpinan fakultas, serta dosen pembimbing lapangan. Kehadiran para pimpinan tak sekadar simbol seremoni, melainkan juga menjadi sumber energi dan inspirasi bagi mahasiswa yang dalam waktu dekat akan diterjunkan di 21 sekolah mitra, tersebar di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama dua bulan penuh, terhitung mulai 31 Agustus hingga akhir Oktober 2026, mahasiswa FKIP UGL akan melaksanakan program PPL secara langsung di sekolah-sekolah tersebut. Tugas utama mereka bukan semata menerapkan teori yang diperoleh di universitas, melainkan juga membangun relasi nyata dengan masyarakat pendidikan, memahami situasi lapangan, serta menyesuaikan diri dengan tantangan praktik yang berbeda-beda di setiap sekolah.

Dalam sambutan motivasinya, Rektor UGL, Dr. H. Indra Utama, menekankan bahwa PPL merupakan muara dari seluruh proses akademik yang selama ini dijalani mahasiswa. Ia mengingatkan, pengabdian lapangan bukan hanya soal mentransfer pengetahuan, namun juga menuntut mahasiswa tampil sebagai agen perubahan yang mampu membangun karakter, menginspirasi peserta didik, dan membawa semangat inovasi serta etos kerja profesional ke ranah pendidikan dasar dan menengah. Menurut Rektor, tantangan dunia sekolah kini juga semakin kompleks dengan perkembangan digitalisasi serta tuntutan jaman yang cepat berubah.

Tidak hanya itu, momentum pelepasan tahun ini dipandang strategis bagi Universitas Gunung Leuser dalam membangun reputasi kelembagaan melalui kualitas alumni yang dihasilkan. Sekretaris Umum YPGL, Ir. M. Sragafa, menegaskan dukungan penuh yayasan terhadap mahasiswa yang diterjunkan ke sekolah mitra. Ia menyoroti pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan dedikasi selama praktik, sekaligus menegaskan bahwa proses PPL menjadi tolok ukur utama kesiapan calon lulusan UGL dalam menjawab kebutuhan nyata dunia pendidikan di Aceh Tenggara.

Para mahasiswa peserta PPL diharapkan tidak sekadar menerapkan strategi pembelajaran inovatif, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan setempat. Kolaborasi dengan guru-guru di lapangan, pemanfaatan teknologi, hingga kemampuan adaptasi terhadap dinamika sekolah menjadi bekal yang diharapkan mampu mereka wujudkan selama pengabdian dua bulan ke depan.

Melalui program PPL 2026, Universitas Gunung Leuser ingin memastikan bahwa lulusan FKIP tidak hanya siap secara teori, melainkan juga matang dalam praktik dan pengabdian sosial. Sinergi antara pembekalan akademis, motivasi kepemimpinan dari kampus, dan pengalaman lapangan diharapkan melahirkan pendidik-pendidik muda yang profesional, inovatif, dan berdedikasi tinggi untuk masa depan pendidikan di Bumi Sepakat Segenep.

Pelepasan resmi ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika UGL, sebuah langkah konkret mencetak calon guru yang siap beraksi, menjaga amanah almamater, dan turut memberikan sumbangsih positif bagi dunia pendidikan di Aceh Tenggara. Seluruh harapan dan dukungan kini mengiringi perjalanan 130 mahasiswa FKIP UGL, yang sebentar lagi akan menorehkan karya dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.

(RED)

Berita Terkait

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara
Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara
130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026
Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan
Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional
HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:48 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Pembinaan Bantuan Hukum bagi Pegawai

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Perkuat Pemahaman Hukum, Bea Cukai Lhokseumawe Gelar Pembinaan Bantuan Hukum bagi Pegawail

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Presma UIN SUNA Soroti Lambannya Pengaspalan Jalan Nasional di Muara Satu, Warga Terdampak Debu dan Risiko Kecelakaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:16 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi, Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:38 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:48 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Edukasi Prajurit Yonkav 11/Macan Setia Cakti untuk Perangi Peredaran Rokok Ilegal

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:20 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:22 WIB

Stakeholder Intimacy: Kunjungan Kerja Kanwil Bea Cukai Aceh ke Integrated Terminal Lhokseumawe, PT Pertamina Patra Niaga.

Berita Terbaru