YARA Duga Banyak WNA Bervisa Wisata Namun Malah Bekerja

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 23:44 WIB

502,001 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat. : Yayasan advokasi rakyat aceh ( YARA ) menyoroti banyaknya isu terkait warga negara asing ( WNA ) yang masuk di wilayah Barat Selatan Aceh. pasalnya, ada dugaan datang dengan menggunakan visa wisata namun malah bekerja di perusahaan.

”Kita mendesak pihak imigrasi kelas II Meulaboh untuk melakukan pengawasan langsung ke lokasi beberapa perusahaan yang ada di wilayah tersebut. Jangan sekedar melihat dokumen yang ada di kantor,” kata Koordinator Perwakilan YARA Aceh Barat dan Nagan Raya, Hamdani.

Dikatakannya, beberapa laporan yang didapati pihaknya, WNA yang disinyalir bekerja tak legal ini tersebar di beberapa perusahaan baik itu di Aceh Barat maupun Nagan Raya. Dengan visa wisata keberadaan mereka malah dijadikan sebagai ajang bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab itu, kata Hamdani, pihak Imigrasi tak hanya sibuk dengan urusan administrasi data di kantor, namun malah terkesan abai terhadap pengawasan dalam praktik pemakaian WNA sebagai pekerja.

”Kami melihat selama ini pihak imigrasi kelas II Meulaboh kurang mengawasi persoalan tersebut. Ini harus di tertibkan kalau memang ada yang melanggar silahkan di tertibkan jangan di biarkan karena akan berdampak buruk sehingga negara dirugikan,” jelasnya.

Disisi lain, perihal ini juga sudah dilaporkan langsung kepada DPR RI yang membidangi komisi kelembagaan akan pengawasan orang asing agar segera mendapat atensi pusat. ( red )

Berita Terkait

Asah Ketangkasan dan Kedisiplinan, Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS
Kebakaran Hebat Landa Desa Kute Bakti, 13 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Lengkap! 34 Titik Lokasi Shalat Idul Adha Se-Kabupaten Aceh Barat
Gawat : Tem Gabungan di Lapas Kelas IIB Meulaboh, Petugas Temukan Senjata Tajam dan HP
Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh, Ini Temuannya
Konservasi Pohon Kolaboratif Sukses; Korwil Aceh LEPPAMI PB HMI: Kami Harap Kolaborasi Nyata untuk Lingkungan Hidup Dapat Terus Terawat
Ketua Umum IKA UTU Apresiasi Dandim Aceh Barat
Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru