UGM dan Indonesian Hypnosis Centre Perkuat Legitimasi Hipnoterapi Berbasis Ilmiah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:16 WIB

50401 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA |  Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan layanan kesehatan mental dengan menggandeng Indonesian Hypnosis Centre untuk menggelar pelatihan sertifikasi Transpersonal Clinical Hypnotherapy. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, menandai langkah penting dalam memperkuat posisi hipnoterapi sebagai praktik kesehatan mental yang berbasis ilmiah di Indonesia.

Pelatihan yang berlangsung di Fakultas Psikologi UGM ini dirancang dengan durasi yang intensif, berlangsung selama beberapa bulan sejak awal tahun hingga pertengahan tahun. Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati kedua institusi melalui nota kesepahaman pada awal tahun. Seluruh rangkaian pelatihan disusun secara ketat dan terintegrasi dengan proses akademik mahasiswa doktoral, sehingga setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan terstandardisasi.

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM, Edilburga Wulan Saptandari, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan keilmuan, tetapi juga mendukung riset akademik yang sedang berjalan di lingkungan kampus. Dengan pendekatan berbasis data, UGM berupaya memastikan bahwa praktik hipnoterapi yang diajarkan dan dikembangkan benar-benar memenuhi standar keilmuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, Kwartarini Wahyu Yuniarti, menyoroti pentingnya pendekatan ilmiah dalam praktik hipnosis klinis. Ia menegaskan bahwa selama ini hipnoterapi kerap dipandang sebelah mata dan dianggap tidak rasional. Melalui pelatihan ini, UGM berupaya menghilangkan stigma tersebut dengan menekankan mitigasi keilmuan dan pembuktian akademis. Praktik hipnoterapi yang terukur dan berbasis riset diharapkan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat dan dunia medis.

Kolaborasi antara UGM dan Indonesian Hypnosis Centre juga diarahkan untuk menguji efektivitas hipnoterapi dalam penanganan berbagai kondisi medis, mulai dari nyeri kronis, diabetes, hingga kanker. Berdasarkan data internal yang dimiliki, metode ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi dalam waktu yang relatif singkat, sehingga dinilai lebih efisien dibandingkan beberapa metode konvensional lain. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat bagi UGM untuk terus mengembangkan dan memperluas penelitian di bidang hipnoterapi.

Direktur Indonesian Hypnosis Centre, Avifi Arka, menyambut baik kerja sama ini dan menilai bahwa kolaborasi dengan UGM memberikan legitimasi yang kuat bagi para praktisi hipnoterapi di Indonesia. Kurikulum pelatihan telah disesuaikan dengan standar pendidikan nasional dan didukung oleh sertifikasi resmi, sehingga para alumni diharapkan memiliki kompetensi yang selaras dengan standar akademik. Sinergi antara dunia akademik dan praktisi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta pengakuan profesional di bidang hipnoterapi.

Sebagai institusi pendidikan yang memiliki rekam jejak riset yang kuat, UGM dinilai menjadi fondasi penting dalam pengembangan hipnoterapi berbasis sains di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi kerja sama serupa di masa mendatang, sehingga kualitas layanan kesehatan mental di Indonesia dapat terus meningkat.

Langkah yang diambil UGM dan Indonesian Hypnosis Centre ini sekaligus menjadi upaya untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap hipnoterapi. Praktik ini tidak lagi dipandang sekadar hiburan, melainkan sebagai bagian dari pendekatan ilmiah yang terukur dan dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan mental masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan mampu membuka jalan bagi pengakuan yang lebih luas terhadap hipnoterapi sebagai salah satu solusi kesehatan mental yang kredibel dan berbasis bukti. (*)

Berita Terkait

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: Good Governance Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:15 WIB

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:45 WIB

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:58 WIB

Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-18 kali dari BPK-RI

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:45 WIB

Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:31 WIB

Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:53 WIB

Bahagia, Ketua IWOI Aceh Ciptakan Suasana Kebersamaan dan Kekeluargaan

Berita Terbaru