slot preparation.lsrs.lu

Tiga Jenis Bakteri Terdeteksi dalam Kasus Keracunan Massal Siswa di Karo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

50337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN KARO – Misteri penyebab keracunan massal yang menimpa lebih dari 300 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai terkuak. Dinas Kesehatan setempat mengonfirmasi telah menemukan tiga jenis bakteri pada sampel makanan yang dikonsumsi para siswa saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung pada 13 Agustus 2026 lalu.

Berdasarkan hasil uji mikrobiologi yang dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat pada 6 September 2026, bakteri Bacillus cereus ditemukan pada sampel nasi, sementara Streptococcus aureus terdeteksi pada menu ikan dencis bersaus. Selain itu, sampel buah melon yang disajikan terbukti positif mengandung bakteri E. coli. Temuan ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan sampel muntahan dari salah satu korban yang juga menunjukkan keberadaan bakteri Staphylococcus aureus.

Meskipun hasil uji parameter kimia—seperti boraks, formalin, arsen, dan nitrit—pada seluruh sampel dinyatakan negatif, temuan bakteriologi ini menjadi bukti krusial atas dugaan keracunan makanan yang terjadi. Hingga saat ini, proses pemulihan para siswa masih menjadi prioritas utama. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk mendampingi para korban, tidak hanya melalui penanganan medis, tetapi juga dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak untuk memantau kondisi trauma psikologis yang dialami para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi di lapangan masih menunjukkan tingkat kekhawatiran yang tinggi di kalangan orang tua. Sejumlah siswa dilaporkan masih harus berulang kali mendapatkan perawatan rumah sakit akibat gejala lanjutan seperti kram perut, sakit kepala, hingga kondisi penurunan kesehatan yang serius pada beberapa korban. Ketidakpuasan orang tua memuncak karena minimnya transparansi informasi terkait penyebab pasti sakitnya anak-anak mereka sejak kejadian tersebut.

Kondisi ini memicu langkah tegas dari pihak keluarga siswa. Aliansi orang tua korban secara resmi telah mendatangi Polres Tanah Karo pada 31 Agustus 2026 untuk membuat laporan kepolisian. Mereka menuntut pertanggungjawaban pihak penyelenggara serta menuntut adanya kompensasi atas dampak ekonomi yang dialami keluarga, mengingat banyak orang tua terpaksa meninggalkan pekerjaan untuk merawat anak-anak mereka yang masih dalam masa pemulihan. (*)

Berita Terkait

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Panglima Jilah Gandeng Habib Abu Djibril Basyaiban, Sinergi Doa dan Aksi untuk Menanggulangi Karhutla di Kalimantan
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Peringati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, MGMP Bahasa Indonesia Gelar Lomba Tingkat SMP di Gayo Lues
Arief Martha Rahadyan: Dorong Investasi Nasional Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:33 WIB

Pastikan Demokrasi Desa Berjalan Aman, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Pantau Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 06:43 WIB

Roni Desky Kabag Umum, Bungkam Terkait Dugaan kasus Korupsi Milyaran Mamin di Sekretariat Agara

Sabtu, 7 November 2026 - 01:16 WIB

Kapolsek Bambel Pantau Personel Pengamanan Pilkades di kecamatan Bambel dan kecamatan Lawe Sumur

Jumat, 6 November 2026 - 17:16 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Gelar Subuh Keliling dan Jumat Curhat

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB