slot preparation.lsrs.lu

Teken Petisi Tolak Tambang, Kini DPRK Merekomendasikan IUP Samadua: Konsistensi Dipertanyakan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:21 WIB

50290 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan, 24 Agustus 2026 — Sikap DPRK Aceh Selatan terkait IUP Eksplorasi di Kecamatan Samadua kembali menjadi sorotan. Sebelumnya, Ketua DPRK turut menandatangani petisi penolakan tambang bersama masyarakat. Namun, pada 24 Agustus 2026, DPRK Memfasilitasi kepada pemerintah terkait legalitas dan proses IUP.

Rekomendasi tersebut meminta keterbukaan data mengenai legalitas, lokasi, luas wilayah, tahapan eksplorasi, serta kepatuhan pemegang IUP terhadap aturan. DPRK juga meminta pemerintah melakukan sosialisasi dan melaporkan tindak lanjut secara tertulis.

Ketua IMPS, Zikra Al-Farisy, mengapresiasi fasilitasi tersebut, tetapi mempertanyakan konsistensi sikap DPRK setelah sebelumnya Ketua DPRK ikut menandatangani petisi penolakan tambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kami menghargai rekomendasi DPRK, tetapi masyarakat berhak mempertanyakan konsistensinya. Jika sebelumnya mendukung petisi penolakan tambang, maka dukungan tersebut harus terlihat dalam langkah nyata, bukan berhenti pada rekomendasi administratif.”

IMPS meminta pemerintah membuka seluruh informasi terkait IUP secara transparan dan DPRK memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada surat rekomendasi.

“Masyarakat tidak hanya membutuhkan surat, tetapi kejelasan sikap dan langkah nyata. Kami akan terus mengawal persoalan ini secara kritis dan konstitusional,”tegas Zikra.

Kini publik menunggu tindak lanjut konkret DPRK dan pemerintah. Sebab, yang dipertaruhkan bukan sekadar sebuah rekomendasi, melainkan konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Samadua. (*)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Dua Pelajar Tewas dalam Tabrakan di Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam
HAMAS Dukung Perjuangan Masyarakat Trumon, T. Ridwansyah Kecam Keras Tindakan BKSDA
Excavator Hitachi Disita di Lokasi Dugaan Perambahan Kawasan SM Rawa Singkil Aceh Selatan
Masyarakat Kecamatan Samadua Tegaskan Sikap Tolak Aktivitas Perusahaan Tambang, Desak Pemerintah Batalkan Rekomendasi dan Izin
Dr Nasrul Zaman Kritik Pemkab Aceh Selatan Fasilitasi Sosialisasi IUP di Samadua
Tambang Emas Ilegal Aceh Selatan Menggila, Puluhan Alat Berat Diduga Beroperasi di Bawah Bayang-Bayang Setoran
Perempuan di Aceh Selatan Alami Patah Kaki Akibat Diinjak Gajah Liar

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Selasa, 3 November 2026 - 01:12 WIB

Kapolsek Bambel Kunjungi Warga Peduli Pengangguran di Lawe Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 01:07 WIB

Kapolsek Bambel Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi dan Informasi dari Warga

Senin, 2 November 2026 - 23:48 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Darul Hasanah Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Warga di Rambung Jaya

Berita Terbaru