Tekankan Berantas TPPO pada Acara SOMTC, Kapolri: Kita Sayang dan Ingin Lindungi WNI

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 20 Juni 2023 - 22:18 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan pembukaan SOMTC dimana kebetulan Indonesia jadi keketuaan. Untuk dapatkan ini (keketuaan) cukup lama 10 tahun jadi tentunya kegiatan ini menjadi kegiatan penting buat Polri, khususnya untuk bisa membicarakan secara lebih serius beberapa pembicaraan yang selama ini sudah kita laksanakan,” kata Sigit.

Sigit menuturkan, pada pertemuan-pertemuan SOMTC sebelumnya dihadapkan dengan situasi Covid-19, sehingga dilaksanakan secara virtual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun berharap, dengan acara yang saat ini berlangsung secara offline akan ada pembicaraan khusus yang bisa kemudian diharapkan tidak hanya sekedar kerja sama formalitas biasa, namun kerja sama ini betul-betul bisa dioperasionalkan, khususnya dalam hal penegakan hukum terhadap transnational crime.

“Karena selama ini yang menjadi masalah pada saat pelaku tindak pidana kemudian kabur keluar negeri, sementara kita dihadapkan dengan birokrasi-birokrasi yang sulit sehingga harapan dari para korban dan harapan kita bisa menangkap pelaku tindak pidana terhambat,” ujar Sigit.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kasus TPPO, Kapolda: Waspada dengan Iming-iming Gaji Besar

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara yang akan memberantas segala bentuk TPPO.

“Tentunya TPPO menjadi perhatian internasional. Di dalam SOMTC ini menjadi salah satu hal serius yang tentunya kita harapkan ke depan betul-betul bisa melindungi WNI,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, kerja sama lintas negara tidak hanya sekedar kerja sama tukar menukar informasi. Akan tetapi bagaimana bisa meningkatkan untuk dilakukan penegakan hukum dengan menangkap pelaku di luar negeri.

“Dengan kerja sama yang lebih operasional dan tentunya juga akan menyelamatkan para korban-korban yang ada di luar negeri untuk bisa kembali ke Indonesia,” tutur Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, setelah Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan, Polri telah menangkap 457 tersangka TPPO selama dua pekan. Ia pun menegaskan akan menindaktegas siapapun yang melakukan TPPO.

Baca Juga :  KPK Sebut Tersangka Dugaan Suap di Basarnas Menyerahkan Diri

“Kita harapkan dengan langkah-langkah yang kita lakukan membuat masyarakat yang akan kerja ke luar negeri melalui jalur resmi, sehingga kemudian mendapatkan perlindungan hukum dan hak-haknya serta tidak terjadi hal-hal yang merugikan WNI kita yang bekerja di luar negeri,” papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Kapolri pun mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terpancing akan bujuk rayu gaji tinggi, namun masalah skill dan persyaratan diabaikan.

“Bagi para pelaku saya sudah perintahkan ke anggota, siapa pun yang terlibat baik dari instansi luar maupun polisi sendiri saya minta tindak tegas. Tanpa kompromi saya kira silahkan masyarakat melapor kalau memang ada informasi seperti itu akan kami tindak lanjuti karena kita sayang kepada masyarakat. Kita ingin melindungi masyarakat kita yang kerja di luar negeri. Mereka adalah pahlawan-pahlawan Indonesia yang harus kita lindungi,” tegas Sigit.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Entry Meeting Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan Persetujuan Pengamanan Pembangunan Strategis terhadap PT Kilang Pertamina Internasional
Survei Litbang Kompas: TNI-Polri jadi Lembaga dengan Citra Positif Teratas
Menhan Prabowo Terima Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama di Mabes Polri
TA Khalid: Kementan Perlu Benahi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi
TA Khalid : Kementan Perlu Benahi Pendistribusian Pupuk Bersubsidi
Penyerahan Hewan Kurban Idul Adha 1445 H, Jaksa Agung Tekankan Semangat Rela Berkorban Bagi Para Insan Adhyaksa
TA Khalid Minta Anggaran KKP RI 2025 Ditambah
Dewan Pers Buka Saluran Pengaduan Kasus Pemerasan Oknum Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 21:11 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa Bos Adam Depok Turunkan Lima Klas Ke Grastrack.

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:34 WIB

Disbudparpora Juara 1 Distanak Juara II Mobil Hias Malam Takbiran Pj Bupati Nagan Raya Beri Penghargaan.

Sabtu, 22 Juni 2024 - 19:27 WIB

PT BSP Peduli Pendidikan Berikan Bantuan Beasiswa Kepada Siswa Berprestasi

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:49 WIB

Polres Nagan Raya Gelar Sertijab Tiga Kasat Satu Kapolsek. Ini Nama Namanya..?

Kamis, 20 Juni 2024 - 11:14 WIB

Hindari Judi Online. Ini Pesan Polres Nagan Raya Untuk Para Siswa Dan Masyarakat

Selasa, 18 Juni 2024 - 01:41 WIB

Ribuan Masyarakat Antusias Ikut Pawai Takbir Idul Adha 1445.H Mengunakan Obor Meskipun Diguyur Hujan.

Senin, 17 Juni 2024 - 19:28 WIB

Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Sembelih 5 Ekor Sapi Qurban.

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:31 WIB

Menjelang Lebaran Puluhan Masyarakat Desa Kuta Sayeh Tersenyum Pemdes Salurkan BLT -DD

Berita Terbaru

GAYO LUES

Tangis Pilu Mutiara Sari Ditinggal Suaminya Lamsah Budin

Sabtu, 22 Jun 2024 - 23:08 WIB