SMA Negeri 1 Blangkejeren Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir di Tiga Desa Kabupaten Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 01:24 WIB

50302 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 19 April 2026 – Keluarga besar SMA Negeri 1 Blangkejeren menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi tiga desa yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada hari Minggu, dengan penyaluran bantuan berupa paket sembako dan kitab suci Alquran kepada warga yang mengalami musibah banjir di Desa Remukut, Desa Penomon Jaya, dan Desa Cane Toa, Kecamatan Rikit Gaib.

Bencana banjir yang melanda beberapa bagian Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur dan berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Respon cepat dari berbagai pihak termasuk institusi pendidikan menjadi sangat penting untuk membantu pemulihan dan meringankan beban warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, SMA Negeri 1 Blangkejeren menyalurkan 180 paket sembako kepada warga terdampak di Desa Remukut yang merupakan desa terparah. Desa Penomon Jaya menerima 40 paket sembako, sementara Desa Cane Toa mendapatkan 60 paket bantuan. Semua bantuan tersebut berasal dari hasil sumbangan para siswa sekolah, yang secara sukarela mengumpulkan donasi untuk meringankan penderitaan sesama.

Selain pemberian paket sembako dan Alquran sebagai bentuk bantuan spiritual, keluarga besar sekolah juga melaksanakan gotong royong membersihkan masjid di Desa Cane Toa yang turut terkena dampak banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial yang tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan materi, tetapi juga pada upaya pemulihan lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.

Kepala SMA Negeri 1 Blangkejeren, Aguswati Gulo, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini melibatkan seluruh dewan guru, staf karyawan, serta perwakilan siswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan setiap semester sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa, meskipun tidak dalam situasi bencana. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa peduli, empati, dan semangat gotong royong di kalangan siswa, sekaligus membangun kepekaan sosial yang kuat,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh salah satu siswa, Risky, yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyatakan kebahagiaannya dapat berkontribusi dalam program bakti sosial sekaligus berharap agar kegiatan ini dapat lebih sering diselenggarakan dan menjangkau lebih banyak desa yang membutuhkan di wilayah Gayo Lues. “Saya sangat senang bisa ikut serta membantu masyarakat yang terkena musibah, dan berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan,” ujar Risky.

Kepala sekolah juga mengungkapkan rencana ke depan yang sudah dijadwalkan, dimana pada bulan Mei mendatang, pihak sekolah berencana kembali mengadakan bakti sosial di Kecamatan Pining, yang merupakan salah satu daerah lain yang terdampak banjir. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, yang turut memberikan semangat kepada sekolah untuk terus aktif dalam program sosial kemasyarakatan.

Bakti sosial SMA Negeri 1 Blangkejeren ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan mampu berperan aktif tidak hanya dalam peningkatan mutu akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan kepedulian sosial dalam situasi yang mendesak. Melalui sinergi antara tenaga pendidik, siswa, dan dukungan pemerintah daerah, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kesulitan warga sekaligus mengangkat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah bencana.

Ke depan, kegiatan kemanusiaan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan dampak positif tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari pembentukan peradaban sosial yang berakar kuat di masyarakat. Kepedulian generasi muda terhadap sesama menjadi modal utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan penuh empati, terutama dalam menghadapi dinamika alam dan sosial di daerah seperti Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla
Polres Gayo Lues Berduka, Aipda Win Aripa Dikenang dalam Prosesi Pemakaman Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru