Sentimen Publik Menurun, Wakil Presiden Dinilai Jadi Beban Politik Pemerintah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 00:47 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 3 September 2026 – Tren kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dilaporkan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan analisis data dari berbagai lembaga survei nasional, angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja presiden yang sebelumnya sempat berada di kisaran 60 hingga 70 persen, kini menunjukkan angka yang jauh lebih rendah, bahkan menyentuh kisaran 37 persen menurut survei terbaru.

Penurunan elektabilitas ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kebijakan program unggulan pemerintah yang dianggap belum efektif, hingga performa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dianggap masyarakat sebagai beban politik bagi Presiden Prabowo. Kritik publik yang muncul tidak hanya menyoroti kapasitas personal wakil presiden dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan, tetapi juga kembali mengungkit proses kontroversial penetapan cawapres yang melibatkan perubahan aturan di Mahkamah Konstitusi pada masa lalu. Masyarakat kini dinilai lebih kritis dalam mengevaluasi sosok wakil presiden yang dianggap tidak memiliki kecakapan yang cukup untuk berada di panggung utama pemerintahan.

Situasi ini menciptakan beban ganda bagi pemerintahan Prabowo. Di saat publik menuntut adanya perombakan kabinet atau reshuffle untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, ketidakhadiran sosok wakil presiden yang mampu memberikan legitimasi dan dukungan elektoral justru memperburuk citra pemerintah. Analisis ini mengemuka seiring dengan keresahan publik yang mengaitkan setiap kegagalan atau ketidakmampuan pemerintah dengan sosok wakil presiden. Koalisi pendukung pemerintah kini ditantang untuk merumuskan langkah strategis guna menyelamatkan legitimasi pemerintahan hingga masa jabatan berakhir pada 2029 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ini dilansir dari kanal YouTube SEWORD TV, yang menyoroti perlunya evaluasi mendalam atas posisi wakil presiden sebagai kunci untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. (*)

Berita Terkait

Mahfud MD Soroti Paradoks Capaian Kemerdekaan Indonesia di Usia 81 Tahun
Mahfud MD Soroti Urgensi UU Perampasan Aset dan Dinamika Politik Nasional
Pernyataan Ketum Projo soal Potensi Pemilu Dipercepat Tuai Sorotan Publik
Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh
Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil
Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi
Golkar Aceh Optimis Nambah Kursi di Dapil 10 Aceh
Era Baru PDI Perjuangan Aceh: Jamaluddin Idham Pimpin Rapim, Targetkan Lonjakan Kursi Legislatif Lewat Strategi Digital

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:39 WIB

Aksi 27 Agustus Memuncak Ricuh di Senayan, Nama GRIB Jaya Ikut Terseret, Negara Dituding Respons Represif

Kamis, 3 September 2026 - 01:20 WIB

Nama Hercules Kembali Diperbincangkan, Benarkah Kekuatannya Bersumber dari Ketakutan atau Gagalnya Negara Tegakkan Hukum?

Kamis, 3 September 2026 - 00:40 WIB

Menakar Kekuasaan Hercules di Balik Ketidakpastian Penegakan Hukum

Kamis, 3 September 2026 - 00:02 WIB

Kritik Keterlibatan Ormas dalam Pengamanan Demonstrasi, Pegiat HAM Ingatkan Risiko Konflik Horizontal

Rabu, 2 September 2026 - 23:57 WIB

Tanggung Jawab Aparat dalam Pengamanan Unjuk Rasa Jadi Sorotan

Rabu, 2 September 2026 - 23:53 WIB

Temuan Baru Kasus Kematian Pegawai Mantan Jampidsus: Aliran Dana Misterius Terungkap

Rabu, 2 September 2026 - 23:48 WIB

Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Sidoarjo Meluas, 566 Orang Terdampak

Rabu, 2 September 2026 - 22:35 WIB

Muktamar NU Desak Pemerintah Setop Penggunaan Dana Pendidikan untuk Program MBG

Berita Terbaru