slot preparation.lsrs.lu

Menakar Kekuasaan Hercules di Balik Ketidakpastian Penegakan Hukum

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 00:40 WIB

50280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Net

Ilustrasi Net

JAKARTA, 3 September 2026 – Fenomena sosok Rosario de Marshall atau yang akrab disapa Hercules kembali menjadi sorotan publik. Nama pria yang dikenal sebagai tokoh organisasi masyarakat GRIB Jaya ini mencuat seiring dengan munculnya kembali rentetan peristiwa kekerasan di sejumlah titik di Jakarta, yang memicu pertanyaan mendasar terkait mengapa sosok tersebut seolah sulit tersentuh oleh jerat hukum yang tegas.

Psikolog forensik Reza Indragiri Amriel mengungkapkan bahwa kesan “kebal hukum” yang melekat pada Hercules bukan disebabkan oleh dukungan institusi militer seperti TNI maupun Kopassus, apalagi perlindungan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan penelusuran rekam jejak, terbukti bahwa Hercules justru sempat berkonflik dengan sejumlah jenderal TNI di masa lalu, yang mematahkan asumsi bahwa ia merupakan binaan atau pihak yang dilindungi oleh elemen militer. Begitu pula dengan narasi kedekatan emosional dengan Prabowo Subianto, yang ditegaskan tidak memberikan lampu hijau bagi Hercules untuk melakukan tindakan yang mencederai ketertiban umum.

Ketidakpastian penegakan hukum dalam kasus-kasus yang menyeret nama Hercules disinyalir menjadi faktor utama yang membangun persepsi kekuasaan tersebut. Sejarah mencatat, pada masa lalu Hercules beberapa kali berhasil diproses secara pidana oleh pihak kepolisian, mulai dari vonis penjara terkait kekerasan terhadap wartawan pada 2006, hingga kasus pemerasan dan penguasaan lahan ilegal pada 2013, 2014, dan 2019. Namun, pada berbagai kasus terkini, termasuk dugaan intimidasi terhadap warga dan pengeroyokan yang melibatkan massa ormas di wilayah Jakarta, proses penegakan hukum dinilai terlihat lambat dan tidak menunjukkan kepastian yang tegas di hadapan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi vakumnya ketegasan otoritas keamanan dalam merespons laporan publik menciptakan ruang bagi tumbuhnya rasa takut dan persepsi kekuasaan di mata warga. Tanpa adanya tindakan hukum yang konsisten, masyarakat cenderung melihat ketidakpastian tersebut sebagai bentuk kekebalan hukum, alih-alih sebagai proses hukum yang sedang berjalan. Oleh karena itu, urgensi transparansi dan keberanian institusi kepolisian dalam menuntaskan perkara menjadi kunci untuk memutus mata rantai persepsi yang selama ini membangun citra menakutkan di balik sosok Hercules.

Informasi ini dikutip dari kanal YouTube Fristian Griec Media.

 

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Lawe Alas melalui Program Polres Kuat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru