slot preparation.lsrs.lu

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

50238 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Budayawan Sujiwo Tejo mengungkapkan kegelisahan mendalam soal kondisi sosial dan kemasyarakatan Indonesia dalam sebuah diskusi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti makin pudarnya rasa persaudaraan satu bangsa di tengah masyarakat, yang menurutnya nampak nyata dalam interaksi sehari-hari, khususnya perilaku di jalan raya Ibu Kota. Tejo menilai, gesekan di ruang publik kini lebih didominasi semangat individualisme ketimbang nilai-nilai kekeluargaan yang dahulu menjadi identitas nasional.

Dalam keterangannya, Sujiwo Tejo juga mengulas kecenderungan militerisme yang merambah ruang-ruang sipil. Ia menyebut, fenomena ini bukan semata-mata dipaksakan dari atas, melainkan respons terhadap aspirasi masyarakat yang secara sosiologis memang memiliki akar militeristik. Hal itu, ujar Tejo, terlihat dari kebiasaan penggunaan istilah seperti “siap” atau “izin” dalam komunikasi sehari-hari. “Ada kebanggaan saat bicara gaya komando, padahal ruang sipil mestinya lentur dan inklusif,” paparnya sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Kritik Tejo terhadap gaya seremonial dalam kenegaraan juga mengemuka, terutama pada peringatan hari kemerdekaan yang menurutnya kerap kaku dan kurang membumi. Ia mengusulkan agar upacara nasional dijalankan secara lebih terbuka dan menyentuh kebutuhan batin masyarakat lintas lapisan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, budayawan yang akrab disapa Mbah Tejo tersebut juga menyoroti gap kesejahteraan masyarakat. Dalam tinjauan filosofisnya, ia kerap melihat janji “gemah ripah loh jinawi” yang hingga kini belum sepenuhnya dirasakan rakyat, khususnya kelompok petani yang masih terimbas fluktuasi harga pangan. Bagi Tejo, ketimpangan tata kelola ekonomi jadi tantangan serius yang harus dijawab pemerintahan ke depan.

Lebih lanjut, Sujiwo Tejo berpendapat bahwa seorang pemimpin bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan administratif, melainkan juga butuh imajinasi dan keteladanan untuk membangun kembali nasionalisme yang kini dinilainya rapuh. Ia pun mengajak Presiden Prabowo, serta para pemangku kebijakan lainnya, untuk membuka telinga terhadap aspirasi rakyat, termasuk dari hal-hal yang sederhana tapi berdampak nyata bagi harmoni sosial dan persatuan bangsa. (*)

Berita Terkait

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 03:24 WIB

Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU

Selasa, 3 November 2026 - 18:44 WIB

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Senin, 2 November 2026 - 18:50 WIB

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Dakwaan Kerusuhan Zikir Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman: Satu Terdakwa Didakwa Injak Merah Putih, Satu Lainnya Bakar Motor Dinas TNI

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB