PT Samudra Mandiri Sentosa Ekspor Perdana 43 Ribu Kilogram Tuna Kaleng ke AS dan Belanda

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 08:30 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, 12 Juni 2025 – Sebuah langkah besar dalam mendorong ekspor komoditas perikanan dilakukan oleh perusahaan asal Bitung, PT Samudra Mandiri Sentosa (PT SMS), yang melaksanakan ekspor perdana produk tuna kaleng menuju pasar internasional. Sebanyak 43.799 kilogram produk tuna kaleng yang dihasilkan dari metode penangkapan ramah lingkungan dikirim ke dua negara tujuan, yakni Amerika Serikat dan Belanda.

Ekspor perdana ini menandai komitmen kuat dari perusahaan lokal Sulawesi Utara dalam mendorong pertumbuhan sektor perikanan yang berkelanjutan. Seluruh tuna yang diproduksi PT SMS ditangkap menggunakan metode pole and line atau teknik pancing tradisional, yang dikenal sangat selektif dan tidak merusak ekosistem laut. Dengan pendekatan ini, perusahaan menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan sumber daya laut sekaligus memenuhi standar internasional mengenai keberlanjutan perikanan.

Pelaksana harian Kepala Kantor Bea Cukai Bitung, Feri Hadi Priantio, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ekspor yang dilakukan pelaku usaha lokal, terutama di sektor perikanan. Ia menegaskan bahwa Bea Cukai siap memfasilitasi proses ekspor dengan pelayanan yang optimal, sehingga produk-produk unggulan dari Sulawesi Utara memiliki daya saing di pasar global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pelepasan ekspor perdana ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, bersama jajaran instansi pemerintah lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan bentuk sinergi yang kuat antar lembaga dalam mendorong industrialisasi sektor perikanan serta mempercepat peningkatan ekspor nasional.

Langkah ekspor ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelaku industri perikanan lain di wilayah Sulawesi Utara untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses ke pasar ekspor. Selain membawa manfaat ekonomi, inisiatif seperti ini turut memperkuat citra Indonesia sebagai negara produsen perikanan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. (*)

Berita Terkait

Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 11– 17 Maret 2026
Laptop Layar OLED Terbaik: Zenbook & Vivobook dengan Visual Jernih dan Warna Akurat
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 4 – 10 Maret 2026
Tren Digital Marketing 2026 yang Wajib Dipahami Pebisnis Indonesia
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 18 – 24 Februari 2026

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru