Penerbangan Perintis ke Gayo Lues Kembali Beroperasi, Perkuat Konektivitas dan Respons Darurat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:11 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Maskapai PT Smart Cakrawala Aviation atau Smart Aviation resmi mengoperasikan kembali layanan penerbangan perintis bersubsidi ke Kabupaten Gayo Lues mulai Senin, 12 Januari 2026. Layanan ini merupakan bagian dari program angkutan udara bersubsidi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang dikoordinasikan melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Sinabang. Penerbangan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah pedalaman dengan kota-kota besar di Aceh dan Sumatera Utara, sekaligus menjadi jalur vital dalam situasi darurat.

Rute penerbangan yang tersedia meliputi dua jalur utama, yakni Medan (KNO) – Gayo Lues (GYO) dan Banda Aceh (BTJ) – Gayo Lues (GYO). Kedua rute dilayani dua kali dalam sepekan menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan C208 yang memiliki kapasitas 10 hingga 12 penumpang. Skema jadwal dan tarif tiket yang berlaku telah ditetapkan sesuai ketentuan program penerbangan perintis tahun anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk rute Medan – Gayo Lues, penerbangan tersedia setiap hari Senin dan Jumat pukul 07.00 hingga 07.55 WIB dengan tarif sebesar Rp449.000. Sementara itu, penerbangan Gayo Lues – Medan dilayani setiap hari Selasa pada pukul 12.04 sampai 12.59 WIB dan hari Jumat pukul 12.31 sampai 13.26 WIB dengan tarif Rp336.350. Adapun rute Gayo Lues – Banda Aceh dijadwalkan setiap Senin dan Jumat, pukul 08.15 hingga 09.23 WIB dengan tarif Rp479.540. Sedangkan penerbangan dari Banda Aceh ke Gayo Lues setiap Selasa pukul 10.36 sampai 11.44 WIB dan Jumat pukul 11.03 sampai 12.11 WIB dengan tarif Rp572.300.

Kepala Bandara Blangkejeren, Iwan Mulya, menyebut bahwa tahun ini Gayo Lues kembali mendapatkan alokasi dua rute penerbangan perintis yang masing-masing beroperasi dua kali per minggu. Menurutnya, eksistensi layanan penerbangan ini sangat dibutuhkan tidak hanya untuk membuka akses wilayah pedalaman, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal serta mendekatkan layanan publik bagi masyarakat di daerah terisolasi. Ia juga menambahkan bahwa pesawat Cessna Grand Caravan dipilih karena sesuai dengan panjang landasan pacu Bandara Blangkejeren yang saat ini masih terbatas.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kembalinya operasional penerbangan perintis ini. Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya keberadaan Bandara Blangkejeren sebagai satu-satunya akses udara menuju wilayah Gayo Lues, terlebih dalam kondisi darurat seperti saat bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Ia menilai akses udara menjadi jalur penting dalam mempercepat pengiriman logistik, evakuasi korban, dan mobilisasi aparat serta pejabat dari pemerintah pusat dan provinsi selama masa tanggap darurat.

Menurutnya, selama bencana melanda, peran bandara menjadi sangat krusial karena kondisi geografis Gayo Lues yang dikelilingi pegunungan dan minimnya jalur alternatif melalui darat. Panjang landasan pacu Bandara Blangkejeren saat ini hanya sekitar 810 meter, sehingga hanya pesawat kecil dan helikopter yang dapat mendarat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap adanya perpanjangan runway agar pesawat berbadan lebih besar, seperti Hercules, bisa mengakses wilayah tersebut di masa mendatang.

Gayo Lues yang berada di kawasan pegunungan tengah Aceh memiliki tantangan geografis yang kompleks. Akses dari dan ke kabupaten ini kerap terganggu ketika terjadi bencana alam seperti longsor dan banjir bandang, sehingga menghadirkan jalur alternatif melalui udara bukan sekadar pilihan namun menjadi kebutuhan. Penerbangan perintis ini tidak hanya memfasilitasi kepentingan mobilitas warga, tetapi juga mempercepat pelayanan pemerintah, distribusi bantuan, serta memperkuat integrasi wilayah.

Dengan beroperasinya kembali penerbangan subsidi ini, masyarakat Gayo Lues kini memiliki akses yang lebih cepat ke kota-kota utama seperti Medan dan Banda Aceh. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan ekonomi pascabencana serta mendukung berbagai sektor kehidupan, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik. Pemerintah kabupaten menilai, keberlanjutan program seperti ini penting agar tidak hanya bersifat temporer, melainkan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang membangun konektivitas daerah tertinggal dan terluar.

Beroperasinya penerbangan perintis juga menjadi semacam pengingat bahwa aksesibilitas adalah bagian penting dari keadilan pembangunan. Kepada masyarakat Gayo Lues, hadirnya kembali layanan ini bukan hanya membuka harapan untuk pembangunan yang lebih merata, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara hingga ke pelosok terpencil Nusantara.

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:34 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru