Pemerintah Aceh Kerahkan Relawan ASN Tahap Dua, Fokus Pemulihan Sekolah di Aceh Tamiang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 00:02 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Pemerintah Aceh kembali memperkuat langkah penanganan pascabencana dengan mengintensifkan pengiriman relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke wilayah terdampak. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Posko Tanggap Darurat, Kantor Gubernur Aceh, Kamis (1/1/2026), disepakati bahwa penugasan Relawan ASN Tahap Dua akan difokuskan pada pemulihan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, dan dihadiri para Asisten Sekda serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Konsolidasi ini menjadi bagian penting dalam merancang strategi rehabilitasi dampak bencana, khususnya menjelang dimulainya kembali aktivitas pendidikan di wilayah yang terdampak parah.

Dalam keterangannya, M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN Pemerintah Aceh yang telah bekerja tanpa kenal lelah sejak masa tanggap darurat berlangsung. Menurutnya, semangat kolaborasi dan solidaritas yang ditunjukkan oleh para ASN selama ini telah memberi dampak signifikan dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh SKPA dan ASN yang telah bersama-sama bekerja keras selama masa tanggap darurat ini,” kata M. Nasir.

Ia menekankan bahwa prioritas utama tahap penugasan kali ini adalah percepatan pembersihan dan pemulihan sekolah. Sekda berpandangan bahwa fasilitas pendidikan harus segera dikembalikan fungsinya mengingat proses belajar-mengajar anak-anak Aceh akan segera dimulai.

“Jika sekolah-sekolah tidak segera dapat difungsikan, maka akan sangat berdampak buruk pada proses belajar mengajar yang akan segera dimulai,” ujarnya.

Penugasan Relawan ASN Tahap Dua akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Setiap SKPA akan mengerahkan hingga 75 persen dari total ASN-nya untuk turun langsung ke Aceh Tamiang. Para relawan akan difokuskan pada pembersihan ruang kelas, lingkungan sekolah, dan peralatan penunjang pendidikan lainnya, termasuk meja, kursi, serta sarana sanitasi.

M. Nasir menegaskan bahwa gotong royong dan kerja kolektif masih menjadi kunci keberhasilan dalam fase pemulihan ini. Ia mendorong seluruh elemen pemerintah daerah untuk bersatu dan kembali menunjukkan komitmen dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana.

“Semua kita harus bahu membahu, bekerja maksimal sesuai kemampuan masing-masing, untuk bersama-sama bergerak ke Aceh Tamiang pada tahap dua ini,” tegasnya.

Penugasan ini merupakan kelanjutan dari pengiriman Relawan ASN Tahap Pertama yang telah dilaksanakan pada 29–30 Desember 2025. Saat itu, ASN dari lingkungan Pemerintah Aceh telah diterjunkan ke sejumlah daerah terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai kabupaten. Mereka terlibat aktif dalam kegiatan pembersihan rumah warga, fasilitas umum, serta membagikan bantuan logistik di lapangan.

Langkah pelibatan ASN ini menjadi bentuk konkret komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun kembali daerah-daerah terdampak bencana secara cepat dan terpadu. Seiring dengan menurunnya intensitas hujan, proses rehabilitasi kini memasuki tahap yang lebih teknis dengan menitikberatkan pada pemulihan fungsi pelayanan dasar, termasuk sektor pendidikan yang menjadi tumpuan masa depan anak-anak di wilayah terdampak. (*)

Berita Terkait

Pembelajaran di Aceh Mulai Pulih Pascabencana, Sekolah Beroperasi dengan Sarana Seadanya
Pemulihan Pascabanjir Terus Berjalan di Aceh, 28 Alat Berat Dikerahkan untuk Penanganan Sumber Daya Air
Pemerintah Tegaskan Dana Siap Pakai Tersedia untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatra
Pemulihan Jalan Nasional di Aceh Capai Target, Pemerintah Dorong Percepatan Sektor Energi dan Komunikasi
Pemerintah Aceh Susun Dokumen R3P Pascabencana, Ditarget Rampung Januari 2026
Ketua IWOI Aceh Rombak Total Kepengurusan di Awal Tahun 2026
SAPA Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Nilai Mundur dari Prinsip Demokrasi
PC PMII Kota Banda Aceh Sukses Gelar Ngaji Pergerakan dan Doa Bersama untuk Korban Banjir Aceh

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:16 WIB

Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:54 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:58 WIB

Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:29 WIB

BNPB Siapkan Bantuan Rp3 Juta untuk Perabotan dan Rp5 Juta Biaya Hidup bagi Korban Banjir Gayo Lues

Berita Terbaru