Panen Raya serentak di 14 Provinsi, Kapolsek Bukit Tusam Sigap Dampingi Bupati.

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025 - 18:36 WIB

50380 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane_Panen Raya serentak yang dilaksanakan Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry di Desa Kuta Lengat selian Kecamatan Bukit Tusam, yang sekaligus Wilayah Hukum Polsek Bukit Tusam, Iptu Ridwansyah, S.H., sigap dampingi Bupati di kegiatan tersebut. Senin (7/4/2025)

Kegiatan Panen Serentak di 14 Provinsi dan 157 Kabupaten secara live, melalui Via Aplikasi Zoom tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang dilakukan dinilai sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di Indonesia. Kabupaten Aceh Tenggara yang andil dalam Panen Serentak, memanen 4 hekatare lebih lahan petani di Desa Kuta Lengat Selian Kecamatan Bukit Tusam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Aceh Tenggara, H.M Salim Fakhry mengatakan panen serentak secara Live dihadiri seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan memanen seluas kurang lebih 4 Hektare lahan pertanian padi. “Kemudian selanjutnya, akan melakukan panen raya kembali sekitar di akhir bulan April sampai Mei 2025.”lanjut Bupati

Fakhry juga berterimakasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang telah menetapkan Harga Gabah Kering (HGK) Padi sebesar Rp.6.500/kg dengan harga tersebut Bupati H. M. Salim Fakhry berharap petani di Aceh Tenggara kedepan nya bisa hidup sejahtera melalui hasil pertanian.

Selanjutnya Kapolsek Bukit Tusam, Iptu Ridwansyah, S.H., mengatakan semoga dengan panen serentak yang dilaksanakan di Kecamatan Bukit Tusam dapat memotivasi petani di Desa Kute Lengat Selian dan sekitar nya. Yang di mana 70% warga desa di Kecamatan Bukit Tusam berprofesi sebagai Petani padi.

“Semoga dengan lokasi yang dipilih oleh bapak Bupati H. M. Salim Fakhry dalam Panen raya secara serentak yaitu di Kecamatan Bukit Tusam, mampu memotivasi penduduk desa yang 70% berprofesi sebagai petani padi.” Sambungnya.

(Fenra)

Berita Terkait

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik
Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara
Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:10 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru