slot preparation.lsrs.lu

PAN dan PSI Aman, PPP dan Delapan Partai Lainnya Terancam Tak Lolos ke Senayan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 10 Januari 2024 - 07:20 WIB

50679 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah komando putera bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep diprediksi aman menuju senayan karena berhasil menembus ambang batas parlemen tresold (PT) 4 persen sebagaimana peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan survei yang dilakukan Jakarta Research Center (JRC) menunjukkan bahwa elektabilitas Gerindra mencapai 20,5 persen, di posisi kedua PDI Perjuangan sebesar 17,8 persen.

Sementara itu, perubahan terjadi pada jajaran papan tengah, di mana Partai Amanat Nasional (PAN) semakin memperkuat posisi dengan perolehan 4,6 persen dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berpeluang besar lolos ke Senayan. Elektabilitas partai yang kini digawangi putera Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, itu tercatat menembus 4,5 persen, atau telah melewati ambang batas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PSI telah menjadi peserta Pemilu 2014 lalu, tetapi gagal mengirimkan wakil rakyat ke DPR. Syarat ambang batas sebesar 4 persen membuat banyak partai tidak berhasil melenggang ke Senayan, atau terdepak dari Senayan.

Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PPP dan delapan partai lainnya yakni Perindo, Gelora, PBB, Hanura, Partai Ummat, Garuda, PKN, dan Partai Buruh terancam gagal mengirimkan wakilnya ke Senayan karena tidak melewati persentase ambang batas parlementary reshlold yang ditetapkan.

“Gerindra berhasil meraih keunggulan atas PDI Perjuangan dan berpeluang memenangkan Pemilu 2024, selain itu ada pendatang baru di Senayan yaitu PSI yang meraih elektabilitas 4,5 persen,” ungkap Direktur Komunikasi JRC Alfian P di Jakarta.

Menurut Alfian, unggulnya Gerindra terhadap PDIP membuktikan kuatnya faktor Jokowi dalam gelaran pemilu.

“Gerindra menikmati coattail effect dari Pilpres, di mana Prabowo menjadi calon presiden yang berpotensi menang telak dalam satu putaran,” ujarnya sebagaimana dikutip dari RM.ID, Selasa 9 Januari 2024.

Survei Jakarta Research Center (JRC) dilakukan pada 26-31 Desember 2023, secara tatap muka kepada 1200 responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut hasil lengkap elektabilitas partai-partai politik:
Gerindra = 20,5 persen
PDIP = 17,8 persen
Golkar = 10,3 persen
PKB = 7,7 persen
Demokrat = 5,4 persen
PKS = 5,1 persen
Nasdem = 4,8 persen
PAN = 4,6 persen
PSI = 4,5 persen
PPP = 3,0 persen
Perindo = 1,8 persen
Gelora = 0,7 persen
PBB = 0,5 persen
Hanura = 0,4 persen
Ummat = 0,2 persen
Garuda = 0,1 persen
PKN = 0,1 persen
Buruh = 0,0 persen
Tidak tahu/tidak jawab = 12,6 persen

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Skenario Politik 2029: Dinamika di Lingkaran Jokowi dan Prabowo
Manuver Politik di Tengah Pusaran Kasus, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar
Pilih Berpidato Tanpa Teks, Presiden Prabowo Mengaku Abaikan Rekomendasi Pakar
Prabowo Subianto Tebar Janji Pendidikan Gratis dan Senggol Praktik Korupsi di HUT PAN
PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen, Tegaskan Risiko Suara Rakyat Terbuang
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
Dinamika Politik 2029: Poros Kekuasaan Mulai Bergerak di Tengah Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru