Bener Meriah Baranewsaceh.co | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bener Meriah menyatakan telah menyalurkan 15 ton beras kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD PKS Bener Meriah, Said Mahbengi, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Aula Mess Pemda Bener Meriah, Senin (16/2/2026). Rakerda mengusung tema “Satukan Tekad dalam Pelayanan, Satu Barisan Membangun Bener Meriah.”
Said mengatakan, Rakerda semula dijadwalkan pada 25 Desember 2025. Namun agenda tersebut ditunda karena Bener Meriah dilanda banjir dan longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memprioritaskan penanganan bencana terlebih dahulu. Alhamdulillah hari ini Rakerda dapat terlaksana,” ujar Said.
Ia menjelaskan, dari total 15 ton beras yang disalurkan, sekitar satu ton diangkut menggunakan pesawat, sedangkan sisanya didistribusikan melalui jalur darat oleh relawan, kader, dan simpatisan yang menembus wilayah terisolasi akibat akses jalan terputus.
PKS, kata Said, juga membuka rekrutmen relawan secara terbuka bagi kader, simpatisan, dan masyarakat umum. Selain penyaluran beras, partai tersebut mendirikan dapur umum di kawasan Tenge Besi selama delapan hari. Sekitar 1.500 porsi makanan dibagikan kepada warga dan pengguna jalan di lokasi terdampak.

Atas permintaan warga Samar Kilang, dua anggota DPRK dari PKS turut memfasilitasi pembukaan akses jalan dengan mengerahkan satu unit ekskavator.
Said mengingatkan pemerintah daerah agar memberi perhatian serius pada pemulihan ekonomi pascabencana. Menurut dia, hampir 2.000 hektar kebun kopi warga mengalami longsor.
“Kopi adalah tulang punggung ekonomi masyarakat Bener Meriah. Jika tidak segera dipikirkan solusinya, dampaknya akan panjang,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera Aceh yang diwakili Sekretaris Umum H. Kasibun Daulay menyebut Rakerda sebagai forum konsolidasi sekaligus pendidikan politik bagi kader dan simpatisan.
Menurut Kasibun, anggota DPRK dari PKS harus mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Ia juga menepis anggapan bahwa PKS identik dengan kalangan pesantren, kampus, dan sekolah.
“PKS adalah partai yang konstruktif dan solutif. Kami ingin menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.
Rakerda tersebut sedianya dibuka oleh Bupati Bener Meriah, Ir. Tagore Abu Bakar. Namun karena sedang bertugas di luar daerah, pembukaan diwakili Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bener Meriah, Mahfudhah.
Dalam sambutannya, Mahfudhah mendorong kader dan simpatisan perempuan untuk berani maju pada Pemilihan Legislatif 2029. Ia menilai keterwakilan perempuan di parlemen masih belum sebanding dengan jumlah pemilih perempuan.
Pembukaan Rakerda juga di hadiri oleh dua anggota DPRK dari Partai PKS masing masing Zefri Noci Vera. S. Sos dan Sandari Miko. S.M dan mantan ketua DPD Partai PKS Bener Meriah Yusrol Hana. S. Hi. Pellaksanaan Raker juga di isi dengan pemutaran video dokumentasi kegiatan relawan PKS saat menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah pedalaman yang sempat terisolasi akibat bencana.(Dani).






































