HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Om Sur Desak Mualem Copot Sekda dan Ketua DPRA Demi Selamatkan Aceh

ADMIN

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:31 WIB

50346 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil atau yang akrab disapa Om Sur, mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al Haytar segera mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas pemerintahan, perdamaian Aceh, serta marwah Partai Aceh di mata rakyat dan nasional.

 

Dalam pernyataannya, Selasa (12/5/2026), Om Sur meminta agar Sekretaris Daerah Aceh dan Ketua DPRA segera dicopot dari jabatannya. Menurutnya, langkah tersebut bukan dilandasi kepentingan pribadi ataupun permusuhan, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan pemerintahan Aceh dan keberlangsungan Partai Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ketegasan ini bukan bentuk permusuhan, tetapi demi menjaga kehormatan Mualem dan menyelamatkan marwah Partai Aceh. Jika keberanian itu tidak segera diwujudkan, maka kehancuran Aceh berada di depan mata,” ujar Om Sur.

 

Ia menilai kekecewaan masyarakat terhadap kondisi pemerintahan Aceh saat ini terus meluas. Gelombang aksi mahasiswa yang terjadi belakangan ini disebut menjadi sinyal kuat bahwa rakyat menginginkan perubahan dan langkah konkret dari para pemimpin daerah.

 

Menurut Om Sur, pergantian terhadap figur yang dianggap menjadi sumber polemik diyakini dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Aceh dan Partai Aceh.

 

Dalam pernyataannya, Om Sur juga menegaskan masih banyak kader Partai Aceh yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian untuk membesarkan partai serta membangun Aceh ke depan. Ia menyebut sejumlah nama seperti Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, Saiful Bahri, Ayyub Abbas, Abu Heri, hingga Yahdi Hasan sebagai figur yang dinilai mampu memperkuat soliditas Partai Aceh.

 

Rusyidi Mukhtar atau Ceulangiek, kata Om Sur, dikenal sebagai mantan Ketua DPRK Bireuen yang memiliki kontribusi terhadap lahirnya Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim.

 

Sebelum Gubernur Aceh bertolak ke Tanah Suci, Om Sur juga meminta agar segera digelar pertemuan bersama tokoh-tokoh penting di tubuh Partai Aceh guna mencari solusi terbaik bagi kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas politik Aceh.

 

Beberapa nama yang disebut perlu duduk satu meja di antaranya Bang Darwis Jeunieb, Malik Mahmud Al Haytar, Ayyub Abbas, Sarjani Abdullah, Mukhlis Basyah, Panglima Joni, serta tokoh senior lainnya.

 

Om Sur mengingatkan agar konflik internal dan persoalan politik tidak dibiarkan berlarut-larut hingga berpotensi merusak perdamaian Aceh yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.

 

“Perle ureung beuhe wate nanggroe teungoh prang, perle ureung bijaksana wate nanggroe ka damee. Nyoe ka syahid bak babah rimueng, bek le meusareng bak babah buya,” tuturnya.

 

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan elite politik untuk menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Aceh dalam suasana damai, bermartabat, dan penuh kebijaksanaan demi masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan
Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin
Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan
Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres
Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat
DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum HMI Komisariat se-Kawasan Cabang Banda Aceh: Mendesak MPK PB HMI Menguji Keabsahan Penetapan Pj Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dan Mengusut Dugaan Politisasi Organisasi Menjelang Kongres

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:14 WIB

DTPHP Nagan Raya Raih Penghargaan Peringkat I pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan Tahun 2027 Se Provinsi Aceh

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:57 WIB

DTPHP Nagan Raya Terima Piagam Penghargaan pada Workshop Sasaran Indikatif Tanaman Pangan 2027

Berita Terbaru