HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Om Sur Desak Mualem Copot Sekda dan Ketua DPRA Demi Selamatkan Aceh

ADMIN

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:31 WIB

50334 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil atau yang akrab disapa Om Sur, mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al Haytar segera mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas pemerintahan, perdamaian Aceh, serta marwah Partai Aceh di mata rakyat dan nasional.

 

Dalam pernyataannya, Selasa (12/5/2026), Om Sur meminta agar Sekretaris Daerah Aceh dan Ketua DPRA segera dicopot dari jabatannya. Menurutnya, langkah tersebut bukan dilandasi kepentingan pribadi ataupun permusuhan, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan pemerintahan Aceh dan keberlangsungan Partai Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ketegasan ini bukan bentuk permusuhan, tetapi demi menjaga kehormatan Mualem dan menyelamatkan marwah Partai Aceh. Jika keberanian itu tidak segera diwujudkan, maka kehancuran Aceh berada di depan mata,” ujar Om Sur.

 

Ia menilai kekecewaan masyarakat terhadap kondisi pemerintahan Aceh saat ini terus meluas. Gelombang aksi mahasiswa yang terjadi belakangan ini disebut menjadi sinyal kuat bahwa rakyat menginginkan perubahan dan langkah konkret dari para pemimpin daerah.

 

Menurut Om Sur, pergantian terhadap figur yang dianggap menjadi sumber polemik diyakini dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Aceh dan Partai Aceh.

 

Dalam pernyataannya, Om Sur juga menegaskan masih banyak kader Partai Aceh yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian untuk membesarkan partai serta membangun Aceh ke depan. Ia menyebut sejumlah nama seperti Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, Saiful Bahri, Ayyub Abbas, Abu Heri, hingga Yahdi Hasan sebagai figur yang dinilai mampu memperkuat soliditas Partai Aceh.

 

Rusyidi Mukhtar atau Ceulangiek, kata Om Sur, dikenal sebagai mantan Ketua DPRK Bireuen yang memiliki kontribusi terhadap lahirnya Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim.

 

Sebelum Gubernur Aceh bertolak ke Tanah Suci, Om Sur juga meminta agar segera digelar pertemuan bersama tokoh-tokoh penting di tubuh Partai Aceh guna mencari solusi terbaik bagi kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas politik Aceh.

 

Beberapa nama yang disebut perlu duduk satu meja di antaranya Bang Darwis Jeunieb, Malik Mahmud Al Haytar, Ayyub Abbas, Sarjani Abdullah, Mukhlis Basyah, Panglima Joni, serta tokoh senior lainnya.

 

Om Sur mengingatkan agar konflik internal dan persoalan politik tidak dibiarkan berlarut-larut hingga berpotensi merusak perdamaian Aceh yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.

 

“Perle ureung beuhe wate nanggroe teungoh prang, perle ureung bijaksana wate nanggroe ka damee. Nyoe ka syahid bak babah rimueng, bek le meusareng bak babah buya,” tuturnya.

 

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan elite politik untuk menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Aceh dalam suasana damai, bermartabat, dan penuh kebijaksanaan demi masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Aceh Siaga Menghadapi Ancaman Banjir dan Longsor
Masa Depan Dana Otsus Aceh Terancam, Pemerintah dan DPRA Didesak Ambil Langkah Strategis
Penanganan Bencana Aceh Dinilai Berlarut, Pemerintah Didesak Berikan Solusi Nyata
HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Polda Aceh Teguhkan Komitmen Pengabdian kepada Masyarakat
Langkah Pertama di Kampus Biru, 910 Mahasiswa Baru USM Ikuti PKKMB 2026
Kapolda Aceh Ungkap Strategi Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana, 265 Titik Sumur Bor Dibangun untuk Perkuat Ketahanan Masyarakat
Pergantian Inspektur Aceh Tuai Pertanyaan Publik, Pemerintah Diminta Jelaskan Secara Terbuka
Pengemis di Aceh Viral Gunakan QRIS, Pengunjung Warung Makan Terkejut

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:43 WIB

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Ancaman Disintegrasi dan Kegagalan Indonesia Emas 2045: Keadilan Menjadi Kunci Utama

Selasa, 15 September 2026 - 05:33 WIB

Kesenjangan Ekonomi Ekstrem Dinilai Jadi Bom Waktu Kehancuran Pemerintahan

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

Impunitas di Balik Seragam: Keadilan yang Terampas dalam Kasus Andrie Yunus

Selasa, 15 September 2026 - 05:23 WIB

Jakarta di Persimpangan Jalan: Menguji Urgensi Obligasi Daerah di Tengah Redupnya Transfer Fiskal

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Suahasil Nazara Tekankan Keberlanjutan Pengelolaan Fiskal Usai Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 05:12 WIB

Perombakan Mendadak Kursi Bendahara Negara: Kinerja atau Konflik Internal?

Selasa, 15 September 2026 - 04:59 WIB

Mengapa Prabowo Melantik Suahasil Nazara Sebagai Menteri Keuangan yang Baru?

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi MBG yang Berujung Bencana ?

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:43 WIB