Malik Mahmud Jatuh Hati Kepada Mantan Bupati Pidie Jaya, Rekomendasikan H Aiyub Abbas Sebagai Sekjend Partai Aceh

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025 - 15:41 WIB

50388 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Setalah hampir satu bulan kekosangan kursi Sekjend Partai Aceh atas pemergian Allahuyarham Abu Razak di tanah suci, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al – Hayyar yang juga sebagai Tuha Peut DPP Partai Aceh merekomendasikan Aiyub Abbas untuk didapuk menjadi Sekjend Partai Aceh yang baru, Terhitung Selasa 8 April 2025.

Atas rekomendasi itu Muzakir Manaf selaku Ketua Umum DPP Partai Aceh, menerbitkan surat keputusan tertangal 08 April 2025 dengan Nomor:/DPP/B/PA/V/2025. Dalam Surat keputusan itu, Muzakkir manaf mengangkat Aiyub Abbas sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, menggantikan Alm Abu Razak yang telah mangkat.

Selanjutnya Mualem memberhentikan Zulfadli atau Abang Samalangan sebagai Plt Sekjend DPP Partai Aceh saat kekosongan terjadi beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikhwal pengangkatan Aiyub Abbas sebagai Sekretaris DPP Partai, Malik Mahmud turut mengemukakan alasan kepercayaannya kepada Aiyub Abbas dengan sisa masa jabatan 2023 – 2028 mendatang.

” Kami sangat mengenal sosok H. Aiyub Abbas sebagai kader partai yang memiliki loyalitas tinggi terhadap partai di setiap penugasan baik sebagai anggota DPRA dan penugasan penugasan lainnya, semua dituntaskan dengan baik, selain pribadi yang bijak beliau juga memiliki integritas yang baik dalam menghadapi masalah, dan selalu mengedepankan kepentingan rakyat Aceh dalam setiap mengabil kebijakan dan langkah politiknya “, Demikian ulas Tuha Peut Partai Aceh dalam rekomendasinya.

Diketahui sosok Aiyub Abbas atau dikenal dengan sebutan Abuwa Muda merupakan mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Dia saat ini menjabat sebagai Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Aceh periode 2024-2029. Sebelumnya, Aiyub Abbas juga pernah menjabat sebagai Bupati Pidie Jaya selama dua periode, yaitu 2014-2019 dan 2019-2023. Pria kelahiran Lhok Duek Gampong Sarah Panyang tersebut merupakan mantan kombatan GAM yang berkesempatan belajar ilmu politik dan militer di luar negeri.

Dia terlibat dalam perjuangan GAM sejak tahun 1987 di bawah pendidikan langsung Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Aiyub Abbas juga pernah mendapat pendidikan militer di Camp Tajura Tripoli, Libya, pada tahun 1987, bersama Muzakir Manaf (Mualem), Sarjani Abdullah (Awan) dan Kamaruddin Abubakar (Abu Razak). Dalam karir militer di GAM, dia pernah dipercaya menjabat sebagai staf komando pusat GAM di Tiro, di bawah kepemimpinan Tgk Chiek Umar Ibrahim di Tiro. Selanjutnya dia juga menjabat dalam jabatan yang sama di bawah kepemimpinan Tgk Abdullah Syafi’i. Aiyub Abbas dalam karir militernya di GAM juga pernah menjabat sebagai Kapolda Pidie masa kepemimpinan Abdullah Syafi’i. Di masa perdamaian, setelah GAM membubarkan diri dan membentuk Komite Peralihan Aceh (KPA), Aiyub Abbas didapuk menjadi Ketua Keamanan Komando KPA Pusat se-Aceh. Dia bahkan dipercaya menjadi penanggung jawab keamanan wilayah Pidie dan Pidie Jaya sejak tahun 2011(Red)

Berita Terkait

Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala
Terkait Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman, ForBINA Dorong Skema Win-Win Solution Antara Pemerintah Aceh dan Mubadala
Sinergi Bea Cukai, AVSEC SIM, dan Polresta Banda Aceh Gagalkan Pengiriman Sabu 1,9 Kilogram ke Jakarta
Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan
Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-18 kali dari BPK-RI
Adi Maros Dorong Hilirisasi Gas South Andaman untuk Masa Depan Aceh yang Lebih Maju
Kinerja Ekspor Produk Kopi Aceh: Transparansi Data Kepabeanan dan Tren Pergerakan Devisa Daerah
Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:10 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru