HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Kolaborasi ABPEDNAS-Kejaksaan Perkuat Pengawasan Desa Berbasis Zero Corruption di Jawa Timur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:00 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Aula Graha Samudra Bumi Moro menjadi panggung konsolidasi besar penguatan tata kelola desa pada Selasa, 24 Februari 2026. Pengukuhan pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur dirangkai dengan sosialisasi program Jaga Desa yang menegaskan arah baru pengawasan berbasis kolaborasi dan pencegahan.

Sejumlah pimpinan nasional hadir memberikan dukungan strategis terhadap agenda tersebut. Jamintel Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, berdampingan dengan Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama, Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat intelijen dan Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur.

Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan bahwa program Jaga Desa merupakan strategi negara dalam memastikan tata kelola desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Kejaksaan mengedepankan pendekatan preventif melalui fungsi intelijen, dengan memperkuat manajemen pemerintahan desa serta membangun sistem pengawasan yang terstruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendekatan tersebut menempatkan jaksa sebagai mitra strategis bagi BPD, bukan sekadar aparat penindakan. Melalui edukasi hukum dan pendampingan sejak tahap perencanaan anggaran, potensi penyimpangan dapat ditekan dan pembangunan desa dapat bergerak di jalur zero corruption.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. Indra Utama menyatakan bahwa pengukuhan pengurus daerah menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Organisasi mendorong BPD agar mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan memastikan dana desa memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme BPD dalam mengawal setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program desa. Transparansi anggaran dan akuntabilitas kinerja menjadi prasyarat mutlak untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana menambahkan bahwa visi preventif Jamintel selaras dengan misi organisasi dalam menghadirkan kepastian hukum bagi legislator desa. Program Jaga Desa memberi rasa aman bagi BPD untuk bertindak tegas dan objektif selama seluruh langkah berada dalam koridor regulasi.

Dorongan tersebut membuka ruang keberanian baru bagi BPD untuk bersikap kritis dan konstruktif terhadap kebijakan pemerintahan desa. Pengawasan yang tajam dan berbasis aturan akan memperkuat kualitas pembangunan serta mendorong kemajuan wilayah secara berkelanjutan.

Pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur yang baru dilantik menyatakan komitmen untuk segera mengimplementasikan program Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota. Kolaborasi antara Kejaksaan dan BPD menghadirkan standar baru pengawalan pembangunan di tingkat desa dengan fondasi hukum yang semakin kokoh.

Sinergi strategis yang terbangun di Surabaya mempertegas arah transformasi desa menuju kemandirian dan integritas. Pengawasan profesional dan berbasis pencegahan menjadi kunci menghadirkan masa depan nusantara yang bersih, produktif, dan berwibawa.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

LP2B Jatim Lampaui Target, Menteri Nusron Minta Pemda Segera Integrasikan ke dalam RTRW* Surabaya – Penetapan Lahan
BGN Ancam Tindak Hukum SPPG Jika Terbukti Lalai dalam Insiden Keracunan MBG Sidoarjo
Kementerian Agrarierdana Dirasakan Warga Kabupaten Tangerang, Urus Roya dan Waris Selesai dalam Lima Menit
Gema Sholawat Ribuan Anggota BPD Jawa Timur Sambut Prof Reda, Perkuat Sinergi Jaga Desa untuk Indonesia Berdaulat
Jelang Natal, Romo Wahyu Terima Sertipikat untuk Gereja Katolik Fransiskus Asisi sebagai Kado Natal bagi Umat
Serahkan 2.532 Sertipikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah, Menteri Nusron Gagas Percepatan Sertipikasi melalui Kolaborasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Berbagi, Hadirkan Kepedulian di Tengah Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Lindungi Hak Rakyat, Sayed Habiburrahman Minta Pemberantasan Mafia BBM di Aceh Dikawal hingga Tuntas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana KONI dan Aset PON XXI Aceh Menguak Borok Tata Kelola Rp 165 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:10 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Minta Polda Aceh Utamakan Pencegahan: “Sayangi Rakyat Aceh, Jangan Lagi Sakiti Mereka”

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Asap Karhutla Selimuti 13 Kabupaten Kota di Aceh, Jarak Pandang 2 Kilometer dan Negara Gagal Cegah Bencana Rutin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Aceh Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda, Dorong Perkuatan Koordinasi Pemerintahan

Berita Terbaru